Artikel Ilmiah : F1D019005 a.n. FAHRIA SAFINATUNNAJAH

Kembali Update Delete

NIMF1D019005
NamamhsFAHRIA SAFINATUNNAJAH
Judul ArtikelPartisipasi Politik Pemuda Menjadi Penyelenggara Pemilu Pilpres 2019 di Kecamatan Sumpiuh Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Partisipasi politik selalu menjadi sorotan umum, terlebih ketika menjelang Pemilu. Partisipasi politik yang sering menjadi sorotan adalah partisipasi politik pemuda. Banyak penelitian yang sudah dilakukan untuk mengetahui bagaimana partisipasi politik pemuda. Namun penelitian yang sebelumnya dilakukan hanya berfokus pada pemilih pemula dan bagaimana partisipasi politik di TPS. Penelitian ini berbeda dengan penelitian sebelumnya. Penelitian ini berfokus pada partisipasi pemuda menjadi penyelenggara Pemilu dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana keterlibatan pemuda menjadi penyelenggara Pemilu, pandangan pemuda terhadap penyelenggara Pemilu, dan faktor apa saja yang mempengaruhi keterlibatan pemuda menjadi penyelenggara Pemilu di Kecamatan Sumpiuh. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan pemuda menjadi penyelenggara Pemilu rendah, hal ini dikarenakan beberapa faktor yakni, informasi yang tersebar belum merata dan terjadinya dominasi relasi kaum tua.
Abtrak (Bhs. Inggris)Political participation has always been in the public spotlight, especially when approaching elections. Political participation that is often in the spotlight is youth political participation. Many studie have been conducted to find out how youth political participation. However, previous studies have only focused on beginner voters and how political participation at poliing stations. This research is different from previous research. This research focused on youth participation as election organizer with the aim of knowing how youth involvement as election organizer, youth views on election organizer, and what factors influence youth involvment as election organizer in Sumpiuh Distric. The method use is qualitative using a field study approach. The results showed that involvment of youth in becoming election organizer is low, this is due to several factors, namely, enevenly distributed information and the dominance of old people’s relations.
Kata kunciPemilu, Partisipasi, Penyelenggara Pemilu, Pemuda
Pembimbing 1Titis Perdani, S.IP., M.Sos.
Pembimbing 2Ahmad Rofik, S.Sos., M.A.
Pembimbing 3Khairu Roojiqien Sobandi, Ph.D.
Tahun2023
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2023-08-22 15:38:39.949647
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.