Artikel Ilmiah : B1J007039 a.n. CHAIDIR ALI AKBAR

Kembali Update Delete

NIMB1J007039
NamamhsCHAIDIR ALI AKBAR
Judul ArtikelKUALITAS PAKAN FERMENTATIF BERBAHAN KULIT UBI KAYU DENGAN INOKULAN MEP+ UNTUK KULTUR
IKAN NILA GESIT ( Oreochromis niloticus L.)
Abstrak (Bhs. Indonesia) Pakan merupakan komponen penting dalam budidaya ikan. Harga pakan yang relatif mahal sangat memberatkan bagi para petani ikan. Hal ini perlu disikapi agar dapat menekan biaya untuk pakan. Penggunaan bahan limbah seperti dedak, limbah jamur, ampas tahu, onggok, dan kulit ubi kayu dapat dijadikan alternatif untuk menekan kebutuhan tepung ikan. Bahan lokal tersebut mempunyai kendala dari segi nutrisi dan kecernaan, sehingga diperlukan teknologi yang tepat untuk mengatasinya. Peningkatan kualitas pakan dapat dilakukan dengan fermentasi. Cara kerja fermentasi yakni dengan memecah karbohidrat dan asam amino dari makromolekul menjadi mikromolekul, sehingga memudahkan penyerapan nutrisi pakan dalam usus ikan. Penggunaan inokulan MEP+ bertujuan untuk meningkatkan kecernaan pakan, detoksifikasi dan meningkatkan produktivitas ikan nila GESIT (Genetically Supermale Indonesian Tilapia). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fermentasi terhadap peningkatan kualitas nutrisi pakan berbahan kulit ubi kayu dengan inokulan MEP+. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah jenis pakan. Variabel tergantung yang diamati kualitas pakan. Parameter utama yang diukur adalah proksimat. Parameter pendukung adalah pertumbuhan ikan nila GESIT. Hasil penelitian menunjukan terdapat peningkatan nutrisi (protein) pada pakan yang telah difermentasi pada masing-masing perlakuan, A=16,16% menjadi 21,64% dengan selisih 5,45 %, B=13,21% menjadi 15,46% dengan selisih 2,25%, C=9,66% menjadi 11,53% dengan selisih 1,87% dan D=8,34% menjadi 9,87% dengan selisih 1,53%. Hal ini dapat diartikan bahwa fermetasi menggunakan inokulan MEP+ dapat menigkatkan kadar nutrisi pakan, dengan rata-rata peningkatan mencapai 11-15%. Peningkatan kandungan nutrisi ini didukung dengan pertambahan bobot ikan yang bervariasi walau tidak menunjukan perbedaan yang signifikan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Feed is an important component in fish farming. However, the relatively high feed prices extremely burdensome for fish farmers. This problem needs to be addressed in order to reduce the cost of feed. The use of local materials such as bran, waste mushrooms, tofu, cassava and cassava peel can be an alternative to reduce the need for imported material. However, these local materials have constraints in terms of nutrition and digestibility, so that needed the right technology to address them. Improving the quality of feed can be done by doing fermentation. Fermentation works by breaking carbohydrates and amino acids from macromolecules to micromolecules, thus facilitates the nutrients absorption of fish feed in the intestines. The use of inoculants MEP+ aims to improve the digestibility of feed, detoxify and boost productivity of tilapia GESIT (Genetically Supermale Indonesian Tilapia). This study aimed to determine the effect of fermentation on nutritional improvement of cassava feed leather with inoculant MEP+. The study was conducted experimentally by using a Completely Randomized Design (CRD). The independent variable was the type of feed. Observed dependent variable was the feed quality. The primary outcome measured was the proximate level. The supporting parameter was the growth of tilapia GESIT. The results showed there were enhancement levels of nutrients (proteins) in the feed that has been fermented in each treatment increased A=16,15% as 21,64% with different 5,45%, B=13,21% as 15,46% with different 2,25%, C= 9,66% as 11,53% with different 1,87% and D= 8,34% as 9,87% with different 1,53%. This may imply that the fermentation using MEP+ inoculants can increase levels of feed nutrients, with an average 11-15% increase in reach. This improved nutrition is supported by the weight gain of fish that vary in each treatment, although not show significant differences.
Kata kunci Oreochromis niloticus, Mikroba Efektif Produktif , fermentasi, kulit ubi kayu.
Pembimbing 1Drs. Sukanto, M.Kes
Pembimbing 2Dra. Siti Rukayah, Msi
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman55
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.