Artikel Ilmiah : F1A019088 a.n. BIRGITTA PURINDRASWARI

Kembali Update Delete

NIMF1A019088
NamamhsBIRGITTA PURINDRASWARI
Judul ArtikelInteraksi Siswa Menggunakan Bahasa Jawa Ngoko pada Guru dalam Tuntutan Etika dan Budaya di Sekolah
Abstrak (Bhs. Indonesia)Etika berbicara yang menggunakan bahasa Jawa ngoko pada murid dengan guru di SD Negeri di Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas yang dijalani oleh masyarakat Jawa. Karena dengan berinteraksi dengan menggunakan bahasa Jawa ngoko dengan orang yang lebih tua akan menimbulkan sikap yang kurang sopan. Bahasa ngoko seharusnya digunakan untuk berbicara dengan teman dan orang yang umurnya di bawahnya. Namun, pada faktanya disekolah dasar menggunakan bahasa Jawa ngoko pada saat berinteraksi dengan guru. Hal ini sudah menjadikan kebiasaan di sekolah tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menggambarkan persepsi dan sikap guru mengenai kebiasaan siswa pada saat berbicara bahasa ngoko di sekolah. Penelitian ini menggunakan teknik Purposive sampling dalam pengambian sampel data dengan pertimbangan tertentu. Pengumpulan data ini menggunakan observasi dan dokumentasi, hasil penelitian ini adalah siswa sebenarnya mengetahui perbedaan antara bahasa Jawa ngoko dengan Bahasa Jawa Krama. Akan tetapi karena adanya pengaruh dari lingkungan pada sekitar siswa dapat menjadikan kebiasaan dalam menggunakan bahasa jawa ngoko pada saat berinteraksi tanpa memandang umur.
Abtrak (Bhs. Inggris)The ethics of speaking in the Javanese language ngoko to students and teachers at a Public Elementary School in Sokaraja District, Banyumas Regency which is lived by the Javanese community. Because interacting using ngoko Javanese with older people will lead to a less polite attitude. Ngoko language should be used to talk to friends and people who are under his age. However, in fact, elementary schools use Javanese ngoko when interacting with teachers. This has become a habit at the school. The purpose of this study is to describe the perceptions and attitudes of teachers regarding students' habits when speaking ngoko language at school. This study uses a purposive sampling technique in taking data samples with certain considerations. This data collection uses observation and documentation. The result of this study is that students actually know the difference between Javanese ngoko and Javanese Krama. However, due to the influence of the environment around students, they can make it a habit to use Javanese ngoko when interacting regardless of age.
Kata kunciBahasa; Etika; Berinteraksi
Pembimbing 1Dr. Joko Santoso,M.Si.
Pembimbing 2Dr. Nanang Martono,S.Sos., M.Si
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman1
Tgl. Entri2023-08-22 14:20:31.835794
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.