Artikel Ilmiah : F1B018025 a.n. FIKY FIRMANSYAH HERDADI

Kembali Update Delete

NIMF1B018025
NamamhsFIKY FIRMANSYAH HERDADI
Judul ArtikelPERAN HETERO SPACE BANYUMAS DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF PADA SEKTOR USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul Peran Hetero Space Banyumas dalam Pemberdayaan Ekonomi Kreatif pada Sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Judul tersebut dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan pada UMKM di Indonesia khususnya di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Permasalahan Kelemahan yang dihadapi UMKM dalam meningkatkan kemampuan usahanya sangat kompleks dan mencakup berbagai indikator yang satu dengan lainnya saling terkait antara lain kurangnya jumlah dan sumber modal, kurangnya kemampuan manajerial dan keterampilan untuk beroperasi dalam pengorganisasian dan pemasaran yang terbatas.
Tujuan dalam penelitian ini yaitu mengetahui peran Hetero Space Banyumas terhadap pemberdayaan UMKM, sebagaimana yang telah di sebutkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 pasal 2 yang berbunyi Pemerintah dan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya menyelenggarakan pemberdayaan UMKM. Penelitian ini menggunakan kerangka teori pemberdayaan ACTORS Dari Sarah Cook dan Steve Macaulay tahun1997. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Sementara metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif.​
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberdayaan UMKM ada keterkaitan antara proses dan hasil yang terkait dengan partisipasi publik yang diselenggarakan pemerintah, termasuk potensinya untuk memberdayakan warga negara dalam memandu keputusan administratif. Administrator memainkan peran ganda dalam pemberdayaan publik, mempengaruhi baik proses maupun hasilnya.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research is entitled The Role of Hetero Space Banyumas in Creative Economy Empowerment in the Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) Sector. This title is motivated by problems with MSMEs in Indonesia, especially in Banyumas Regency, Central Java. Problems Weaknesses faced by MSMEs in improving their business capabilities are very complex and include various indicators which are interrelated with each other, including the lack of amount and sources of capital, lack of managerial ability and limited skills to operate in organization and marketing.
The purpose of this research is to find out the role of Hetero Space Banyumas in empowering MSMEs, as stated in Law Number 20 of 2008 article 2 which reads the Government and Regional Governments in accordance with their authority to organize MSME empowerment. This study uses the ACTORS empowerment theory framework from Sarah Cook and Steve Macaulay in 1997. The research method used in this study is a qualitative research method. Informants were selected using a purposive sampling technique. Data collection in this study was carried out by in-depth interviews, observation and documentation. While the data analysis method used is descriptive analysis method.
The results of this study indicate that the empowerment of SMEs is related to processes and outcomes related to government-organized public participation, including its potential to empower citizens to guide administrative decisions. Administrators play multiple roles in public empowerment, influencing both the process and the outcome.
Kata kunciPemberdayaan, Ekonomi Kreatif, UMKM, ACTORS
Pembimbing 1Prof. Dr. Slamet Rosyadi, M.Si.
Pembimbing 2Dr. Tobirin, M.Si.
Pembimbing 3Dr. Sukarso, M.Si.
Tahun2023
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2023-08-22 11:37:25.927275
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.