Artikel Ilmiah : F1A019042 a.n. DWY OVITA INDRIYANI
| NIM | F1A019042 |
|---|---|
| Namamhs | DWY OVITA INDRIYANI |
| Judul Artikel | Solidaritas Sosial pada Masyarakat Transisi: Studi mengenai Gerakan Bejiruyung Bersedekah (GBB) di Desa Bejiruyung Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Gerakan sosial dapat muncul dalam berbagai bentuk salah satu contohnya adalah gerakan bersedekah. Salah satu gerakan sedekah yang dilakukan secara kolektif yaitu Gerakan Bejiruyung Bersedekah (GBB). Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengetahui dan mendeskripsikan latar belakang terbentuknya GBB, 2) Mengetahui dan mendeskripsikan bentuk-bentuk GBB, 3) Menganalisis solidaritas sosial masyarakat yang dibangun oleh GBB. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sasaran penelitian ini adalah pengurus GBB, masyarakat desa, dan kepala desa. Penelitian ini dilakukan di Desa Bejiruyung, Sempor, Kebumen. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan model analisis data interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) GBB dilatarbelakangi oleh ide pemuda IPNU dan kepala desa untuk menciptakan gerakan sosial yang dapat menjadi alat untuk mempertahankan solidaritas dan mempersatukan warga, bersama-sama membangun desa maju dan mandiri. 2) Bentuk-bentuk GBB berupa kegiatan pengumpulan dan pendistribusian dana yang terbagi lagi menjadi program wajib dan program tambahan. 3) Solidaritas masyarakat yang dibangun oleh GBB lebih dominan solidaritas mekanik yang didasarkan oleh keyakinan yang dianut bersama. Solidaritas tersebut terwujud dalam bentuk partisipasi masyarakat untuk gotong royong dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh GBB. Kesimpulannya, meskipun Desa Bejiruyung sedang mengalami transisi tetapi nilai-nilai sosial positif yang ada di masyarakat seperti gotong royong tidak ikut mengalami pergeseran. Adanya GBB menjadi tanda bahwa solidaritas terjalin dengan baik karena masyarakat memiliki rasa keterikatan antara satu sama lain. Saran dari temuan penelitian ini adalah pemerintah desa lain perlu mencontoh dari Desa Bejiruyung, masyarakat harus mulai sadar bahwa solidaritas dan kepedulian sosial penting untuk dimiliki oleh suatu kelompok masyarakat agar tercipta perubahan yang lebih baik. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Social movements can appear in various forms, one example is the charity movement. One of the alms movements carried out collectively is Gerakan Bejiruyung Bersedekah (GBB). The aims of this research are: 1) To know and describe the background of the formation of GBB, 2) To know and to describe the forms of GBB, 3) To analyze the social solidarity of the people built by GBB. This study uses a qualitative descriptive research method. The targets of this research were GBB administrators, villagers and headman. This research was conducted in Bejiruyung Village, Sempor, Kebumen. The informant determination technique uses purposive sampling. Data collection is done through interviews, observation, and documentation. The data analysis method uses an interactive data analysis model. The results of this study indicate: 1) GBB was motivated by the idea of the IPNU youth and the headman to create a social movement that could become a tool for maintaining solidarity and uniting residents, together to build an advanced and independent village. 2) Forms of GBB in the form of fund collection and distribution activities which are further divided into mandatory programs and additional programs. 3) Community solidarity built by GBB is more dominant in mechanical solidarity based on shared beliefs. This solidarity is manifested in the form of community participation in mutual cooperation in carrying out activities carried out by GBB. In conclusion, even though Bejiruyung Village is undergoing a transition, the positive social values that exist in society such as gotong royong are not experiencing a shift. The existence of GBB is a sign that solidarity is well established because people have a sense of attachment to one another. Suggestions from the findings of this study are that other village governments need to follow the example of Bejiruyung Village, the community must begin to realize that solidarity and social care are important for a community group to have in order to create better changes. |
| Kata kunci | gerakan sosial, sedekah, solidaritas sosial |
| Pembimbing 1 | Dr. Elis Puspitasari, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Dr. Soetji Lestari, M.Si. |
| Pembimbing 3 | Dr. Sulyana Dadan, S.Sos.,M.A. |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 17 |
| Tgl. Entri | 2023-08-22 11:08:37.526802 |