Artikel Ilmiah : A1A019035 a.n. AZZURA DEVIENA QOLBY

Kembali Update Delete

NIMA1A019035
NamamhsAZZURA DEVIENA QOLBY
Judul ArtikelCURAHAN JAM KERJA TENAGA KERJA WANITA DAN PENDAPATAN PADA AGROINDUSTRI GULA SEMUT DI KECAMATAN CILONGOK KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui curahan jam kerja tenaga kerja wanita, faktor-faktor yang berpengaruh terhadap curahan jam kerja dan pendapatan tenaga kerja wanita pada agroindustri gula semut. Penelitian dilakukan dengan metode survey. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 43 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata curahan jam kerja tenaga kerja wanita pada agroindustri gula semut di Desa Pageraji Kecamatan Cilongok sebesar 129,7 jam/bulan, faktor jumlah tanggungan keluarga, pengalaman bekerja dan jumlah produksi secara parsial berpengaruh nyata terhadap curahan jam kerja tenaga kerja wanita, sedangkan umur dan tingkat pendidikan tidak berpengaruh nyata terhadap curahan jam kerja dan rata-rata pendapatan bersih yang diterima oleh tenaga kerja wanita sebesar Rp-833.747,00/bulan. Berdasarkan fakta di lapangan pendapatan bersih yang diterima perajin sebenarnya menguntungkan karena biaya bahan baku, biaya penyusutan alat dan biaya tenaga kerja dalam keluarga termasuk ke dalam biaya implisit.
Abtrak (Bhs. Inggris)The aim of this study was to determine the working hours of female workers, the factors that influence working hours and the income of female workers in the palm sugar agro-industry. The research was conducted using a survey method. The number of samples in this study were 43 respondents using the census method. The results showed that the average working hours of female workers in the ant sugar agro-industry in Pageraji Village, Cilongok District was 129.7 hours/month. women, while age and education level had no significant effect on working hours and the average net income received by female workers was Rp-833,747.00/month. Based on the facts on the ground, the net income received by the craftsmen is actually profitable because the costs of raw materials, depreciation costs for tools and labor costs in the family are included in the implicit costs.
Kata kuncicurahan jam kerja wanita, agroindustri, pendapatan, gula semut
Pembimbing 1Dr. Irene Kartika Eka Wijayanti, S.P., M.P
Pembimbing 2Ratna Satriani, S.P., M.Sc
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2023-08-22 10:02:34.327742
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.