Artikel Ilmiah : G1A017067 a.n. FEBRIANI KHAIRUNISA FITRIASTUTI

Kembali Update Delete

NIMG1A017067
NamamhsFEBRIANI KHAIRUNISA FITRIASTUTI
Judul ArtikelHubungan Usia Pasien Karsinoma Ovarium Serosum Dengan Kadar CA-125 Di RSUD Prof. DR. Margono Soekarjo Tahun 2019-2022
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kanker ovarium merupakan salah satu keganasan pada wanita yang paling sering dan mematikan. Angka kejadian kanker ovarium di Indonesia menapai 14.896 kasus dan menempati urutan ketiga penyebab kematian terbanyak akibat kanker pada wanita di Indonesia. Lebih dari 75% pasien kanker ovarium terdiagnosis pada stadium lanjut. Kadar CA-125 digunakan untuk memantau dan mendeteksi karsinoma ovarium. Kadar CA-125 secara klinis digunakan juga untuk evaluasi diagnostik massa pada ovarium, pengamatan pada respon pengobatan, dan evaluasi lanjut pada pasien karsinoma ovarium epitelial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia pasien karsinoma ovarium serosum dengan kadar CA-125 Di RSUD Prof. DR. Margono Soekarjo Tahun 2019-2022. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian ini yaitu 50 pasien dengan karsinoma ovarium serosum yang diambil data usia dan kadar CA 125 melalui instalasi rekam medis dengan menggunakan teknik total sampling dari tahun 2019-2022. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Dari 50 subjek, didapatkan rerata usia paling banyak rentang 46 – 55 tahun dan kadar Ca 125 meningkat sebanyak 92,9%. Analisis hubungan antara usia dengan kadar CA 125 menunjukan secara statistik (p ≤ 0,05; p = 0,000). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara usia dengan kadar CA 125 di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo.

Abtrak (Bhs. Inggris)Ovarian cancer is one of the most frequent and deadly malignancies in women.
The incidence of ovarian cancer in Indonesia has reached 14,896 cases and is the third most common cause of death from cancer in women in Indonesia. More than 75% of ovarian cancer patients are diagnosed at an advanced stage. CA-125 levels are used to monitor and detect ovarian carcinoma. CA-125 levels are clinically used for diagnostic evaluation of ovarian masses, observation of treatment response, and further evaluation of epithelial ovarian carcinoma patients. This study aims to determine the relationship between the age of serous ovarian carcinoma patients and CA-125 levels at Prof. Dr. Margono Soekarjo Year 2019-2022. This study used an analytic observational method with a cross- sectional approach. The subjects of this study were 50 patients with serous ovarian carcinoma whose age and CA 125 levels were collected through medical record installations using the total sampling technique from 2019-2022. Data were analyzed using the chi-square test. Of the 50 subjects, the average age range was 46-55 years and Ca 125 levels increased by 92,9%. Analysis of the relationship between age and CA 125 level showed statistically (p ≤ 0.05; p = 0.000). From this study it can be concluded that there is a significant relationship between age and CA 125 levels at Prof. Hospital. Dr. Margono Soekarjo.
Kata kuncikarsinoma ovarium serosum, Cancer Antigen (CA) 125
Pembimbing 1dr. Gita Nawangtantrini,sp.PA
Pembimbing 2dr. M Yamsum,Sp.B-K.Onk
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman83
Tgl. Entri2023-08-22 05:20:48.101605
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.