Artikel Ilmiah : K1B019060 a.n. RATIH BUDIWATI

Kembali Update Delete

NIMK1B019060
NamamhsRATIH BUDIWATI
Judul ArtikelIDENTIFIKASI AUTOKORELASI SPASIAL PADA JUMLAH BALITA GIZI KURANG DI KABUPATEN BREBES MENGGUNAKAN INDEKS MORAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Prevalensi stunting di provinsi Jawa Tengah pada tahun 2018 mencapai angka 24,4%. Kabupaten Brebes menjadi salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki kasus stunting tertinggi. Gizi kurang pada balita merupakan salah satu gejala awal penyebab terjadinya stunting. Jumlah balita gizi kurang suatu daerah diperkirakan akan berpengaruh pada daerah disekitarnya. Hal tersebut terjadi karena sanitasi lingkungan menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kasus gizi kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya pengaruh dari kedekatan wilayah pada jumlah balita gizi kurang di Kabupaten Brebes. Metode Indeks Moran dapat digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh dari kedekatan wilayah secara global dan local indicator of spatial autocorrelation ¬(LISA) digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya autokorelasi spasial secara lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah balita gizi kurang di Kabupaten Brebes memiliki nilai Indeks Moran sebesar 0,26657 yang berarti bahwa terdapat autokorelasi spasial positif. Berdasarkan perhitungan LISA terdapat 15 kecamatan yang mengalami autokorelasi spasial positif yaitu Kecamatan Bulakamba, Kecamatan Tanjung, Kecamatan Ketanggungan, Kecamatan Songgom, Kecamatan Kersana, Kecamatan Tonjong, Kecamatan Sirampog, Kecamatan Brebes, Kecamatan Wanasari, Kecamatan Banjarharjo, Kecamatan Paguyangan, Kecamatan Losari, Kecamatan Jatibarang, Kecamatan Bantarkawung dan Kecamatan Bumiayu. Hal tersebut berarti bahwa pola persebaran spasialnya cenderung berkelompok karena memiliki nilai LISA yang bernilai positif dan bukan nol. Dua kecamatan lainnya yaitu pada Kecamatan Larangan dan Kecamatan Salem terdapat autokorelasi spasial negatif. Hal tersebut berarti bahwa pola persebaran spasialnya cenderung menyebar karena memiliki nilai LISA yang bernilai negatif dan bukan nol.
Abtrak (Bhs. Inggris)The prevalence of stunting in Central Java province in 2018 reached 24.4%. Brebes Regency is one of the districts in Central Java which has the highest stunting cases. Malnutrition in toddlers is one of the early symptoms that causes stunting. The number of malnourished toddlers in an area is expected to affect the surrounding area. This happens because environmental sanitation is one of the factors causing cases of malnutrition. This study aims to identify whether or not there is an effect of regional proximity on the number of malnourished children under five in Brebes Regency. The Moran's Index method can be used to determine whether or not there is an effect of regional proximity globally and the local indicator of spatial autocorrelation (LISA) is used to determine whether or not spatial autocorrelation exists locally. The results showed that the number of malnourished children under five in Brebes Regency had a Moran Index value of 0.26657, which means that there is a positive spatial autocorrelation. Based on LISA calculations, there are 15 sub-districts that experience positive spatial autocorrelation, namely Bulakamba District, Tanjung District, Kenggungan District, Songgom District, Kersana District, Tonjong District, Sirampog District, Brebes District, Wanasari District, Banjarharjo District, Paguyangan District, Losari District, Jatibarang District, Bantarkawung District and Bumiayu District. This means that the spatial distribution pattern tends to be clustered because it has a positive LISA value and not zero. The other two sub-districts, namely Larangan and Salem sub-districts, have negative spatial autocorrelation. This means that the spatial distribution pattern tends to spread because it has a negative LISA value and not zero.
Kata kunciGizi kurang, Indeks Moran, Autokorelasi spasial, LISA
Pembimbing 1Najmah Istikaanah, S.Si., M.Sc.
Pembimbing 2Triyani, S.Si., M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2023-08-21 20:12:17.343477
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.