Artikel Ilmiah : F1B016104 a.n. MUHARDIANT ZAIDATUR RIZQIYYAH

Kembali Update Delete

NIMF1B016104
NamamhsMUHARDIANT ZAIDATUR RIZQIYYAH
Judul ArtikelEFEKTIVITAS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KABUPATEN BANYUMAS
(STUDI KASUS WILAYAH PURWOKERTO)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang telah menetapkan bahwa sekitar 30% dari total wilayah harus diperuntukkan sebagai ruang terbuka hijau. Dari jumlah tersebut, 20% diwajibkan untuk ruang terbuka hijau publik dan 10% untuk ruang terbuka hijau pada ranah privat. Di Kabupaten Banyumas, khususnya wilayah Purwokerto jumlah Ruang Terbuka Hijau masih belum terpenuhi yaitu berkisar 4,23% dari total wilayah.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk Menganalisis efektivitas pelaksanaan kebijakan pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas dalam pemenuhan jumlah RTH Publik. Serta Mengetahui dan menganalisis apakah kebijakan pengembangan RTH yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kab. Banyumas efektif dalam memberikan kontribusi kuantitas RTH di Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Dalam penelitian ini menggunakan teori efektivitas kebijakan yang menekankan pada Ketepatan Kebijakan, Pelaksana, Target, Lingkungan, dan Proses.
Hasil penelitian ini adalah tepat pelaksanaan, dan tepat lingkungan sudah berjalan dengan baik tanpa ada catatan, sedangkan pada indikator tepat kebijakan, dan tepat proses sudah berjalan dengan baik dan tepat hanya saja ada catatan yaitu kurangnya kuantitas SDM sebagai pelaksana baik secara monitoring maupun pembangunan dari RTH, kemudian pada indikator tepat target belum berjalan dengan baik karena masih belum terpenuhinya batas minimal dari ketersediaan RTH publik yaitu sebanyak 20%.
Abtrak (Bhs. Inggris)Law Number 26 of 2007 concerning Spatial Planning has stipulated that around 30% of the total area must be designated as green open space. Of this amount, 20% is required for public green open spaces and 10% for green open spaces in the private sphere. In Banyumas Regency, especially the Purwokerto area, the number of Green Open Spaces is still not fulfilled, which is around 4.23% of the total area.
The purpose of this study is to analyze the effectiveness of the implementation of the Green Open Space (RTH) development policy carried out by the Banyumas Regency Environmental Service in fulfilling the number of Public Open Open Spaces (RTH). As well as knowing and analyzing whether the green open space development policy carried out by the Kab. Banyumas is effective in contributing to the quantity of green open space in Purwokerto. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques used namely in-depth interviews, observation, and documentation. The informant selection technique in this study used purposive sampling. In this study using the theory of policy effectiveness which emphasizes the Accuracy of Policy, Executor, Target, Environment, and Process.
The results of this study are the right implementation, and the right environment has been running well without any records, whereas on the right policy indicators, and the right process has been going well and right, it's just that there are notes, namely the lack of quantity of human resources as executors both in monitoring and development of green open space , then on the right target indicator it has not gone well because the minimum limit of the availability of public green open space is still not fulfilled which is 20%.
Kata kunciRuang Terbuka Hijau, Efektivitas Kebijakan, Dinas Lingkungan Hidup
Pembimbing 1Dr. Bambang Tri Harsanto, M.Si.
Pembimbing 2Drs. Simin, M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2023-08-20 15:45:26.820246
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.