Artikel Ilmiah : K1B017039 a.n. LATHIEFAH AZ ZAHRA
| NIM | K1B017039 |
|---|---|
| Namamhs | LATHIEFAH AZ ZAHRA |
| Judul Artikel | MODEL FUZZY MULTIPLE ATTRIBUTE DECISION MAKING DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Model Fuzzy Multiple Attribute Decision Making (FMADM) adalah model yang digunakan untuk memecahkan suatu permasalahan dalam pengambilan keputusan yang memiliki data kriteria dari alternatif mengandung ketidakpastian atau data linguistik. Salah satu metode yang dapat mengatasi persoalan model FMADM adalah metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW dikenal dengan metode penjumlahan terbobot. Proses metode ini menentukan bobot dari setiap kriteria dilanjutkan proses normalisasi dan mendapatkan nilai akhir dengan adanya nilai preferensi dan perangkingan untuk menyeleksi alternatif terbaik. Penelitian ini menggunakan suatu data asumsi calon penerima beasiswa dengan tujuh alternatif dan lima kriteria. Berdasarkan hasil simulasi, penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai kriteria IPK berbanding lurus dengan nilai preferensi dan rangking. Sedangkan, nilai kriteria penghasilan orang tua berbanding terbalik dengan nilai preferensi dan rangking. Hal tersebut menyatakan bahwa dalam sebuah pengambilan keputusan jika alternatif memiliki nilai kriteria yang berbanding lurus dengan nilai preferensi dan rangking semakin besar, serta memiliki nilai kriteria yang berbanding terbalik dengan nilai preferensi dan rangking semakin kecil, maka alternatif dapat menjadi kandidat yang terpilih. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The Fuzzy Multiple Attribute Decision Making (FMADM) model is used to solve problems in decision making that involve criteria data from alternatives containing uncertainty or linguistic data. One of the methods that can address the FMADM model's issues is the Simple Additive Weighting (SAW) method. The SAW method is known for its weighted summation approach. This method involves determining the weight of each criterion, followed by a normalization process, and obtaining final values based on preference and ranking to select the best alternatives. This study employs assumed data for scholarship recipients, featuring seven alternatives and five criteria. Based on simulation results, the study concludes that the GPA criterion's value is directly proportional to preference and ranking. On the other hand, the parental income criterion's value is inversely proportional to preference and ranking. This indicates that in decision-making, if an alternative's criteria values are directly proportional to preference and ranking, they become more significant. Conversely, if an alternative's criteria values are inversely proportional to preference and ranking, they become less significant, making them potential candidates for selection. |
| Kata kunci | model FMADM, metode SAW, normalisasi, nilai preferensi, rangking |
| Pembimbing 1 | Niken Larasati, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Dr. Mashuri, M. Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2023-08-18 05:03:53.771541 |