Artikel Ilmiah : L1B019005 a.n. TAUFIQ WAHYU PRASTYO AJI

Kembali Update Delete

NIML1B019005
NamamhsTAUFIQ WAHYU PRASTYO AJI
Judul ArtikelPOTENSI REPRODUKSI RAJUNGAN (Portunus pelagicus, LINNAEUS 1758) BERDASARKAN HUBUNGAN PANJANG
BERAT DI DESA PACIRAN, KABUPATEN LAMONGAN, JAWA
TIMUR
Abstrak (Bhs. Indonesia)Rajungan (Portunus pelagicus Linnaeus, 1758) merupakan komoditas perikanan
Indonesia dengan nilai ekonomis tinggi. Pengelolaan perikanan rajungan yang
berkelanjutan diperlukan informasi biologis maupun data hasil tangkapan yang
presisi di setiap wilayah penangkapan. Hubungan panjang- berat dan tingkat
kematangan gonad rajungan betina merupakan informasi biologis untuk
mengetahui potensi reproduksi dan musim pemijahan rajungan di alam. Desa
Paciran merupakan salah satu daerah penghasil rajungan di Kabupaten
Lamongan, Jawa Timur. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi
reproduksi rajungan berdasarkan hubungan panjang berat dan tingkat
kematangan gonad rajungan betina di Desa Paciran, Kecamatan Paciran, Lamongan, Jawa Timur. Penelitian dilakukan dari bulan Agustus- Oktober
2022 di Desa Paciran, Lamongan, Jawa Timur. Sampel yang diidentifikasi
sejumlah 100 sampel setiap bulannya. Identifikasi yang dilakukan meliputi
panjang karapas dan berat rajungan serta tingkat kematangan gonad rajungan
betina. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive dan data hasil
sampling dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan
hubungan panjang berat rajungan pada bulan Agustus - Oktober 2022 bersifat
alometrik negatif. Penurunan kualitas perairan dan faktor genetik rajungan
adalah penyebab pertumbuhan berat rajungan di Perairan Desa Paciran
menjadi lebih lambat. Tingkat kematangan gonad rajungan betina pada fase
akhir tertinggi adalah pada bulan Oktober (41,07%). Hal tersebut
mengindikasikan bahwa pada bulan Oktober merupakan waktu potensial bagi
rajungan di Perairan sekitar Desa Paciran untuk memijah
Abtrak (Bhs. Inggris)Rajungan (Portunus pelagicus Linnaeus, 1758) is an Indonesian fishery commodity
with high economic value. Sustainable blue swimming crab (BSC) fisheries
management requires biological information and precise catch data in each fishing area. The relationship between length-weight and maturity level of female crab gonads is
biological information to determine the reproductive potential and spawning season of
crabs in nature. Paciran Village is one of the BSC producing areas in Lamongan
Regency, East Java. This study was conducted to determine the reproductive potential
of BSC based on the relationship between weight length and gonad maturity level of
female BSC in Paciran Village, Paciran District, Lamongan, East Java. The study was
conducted from August-October 2022 in Paciran Village, Lamongan, East Java. A total
of 100 samples are identified each month. The identification includes carapace length
and weight of the BSC as well as the degree of gonad maturity of the female. Sampling
is done purposively and the sampling data is analyzed descriptively. The results showed
that the length of BSC weight in August-October was negative allometric. The decline
in water quality in Lamongan Water which af ects the abundance of food for BSC and
genetic of BSC in Paciran Water causes the growth of crab weight to be slower. The
highest level of gonadal maturity of female BSC in the late phase was in October
(41.07%). This indicates that October is a potential time for rajungan in Paciran
Village to spawn.
Kata kunciHubungan panjang-berat; Paciran; Portunus pelagicus; Potensi reproduksi; Tingkat kematangan gonad.
Pembimbing 1Dr. Taufik Budhi Pramono, S.Pi., M.Si.
Pembimbing 2Prof. Ir. Purnama Sukardi, Ph. D.
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman40
Tgl. Entri2023-08-16 09:16:27.11542
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.