Artikel Ilmiah : C1G017043 a.n. KEVIN PUTRA SATRIA
| NIM | C1G017043 |
|---|---|
| Namamhs | KEVIN PUTRA SATRIA |
| Judul Artikel | THE IMPACT OF COVID-19 TOWARDS THE COOPERATIVE ABILITY OF GIVING LOAN TO THE CUSTOMERS (Case Study of Banyumas Regency) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian kali ini berjudul Dampak Covid-19 Terhadap Kemampuan Koperasi Memberikan Pinjaman Kepada Nasabah di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2020 di Kab. Banyumas, Prov. Jawa Tengah, Indonesia. Koperasi mengalami tantangan signifikan, termasuk masalah utang yang buruk, sehingga terjadi perubahan dalam jumlah anggota yang meminjam, nilai pinjaman, tingkat kepatuhan, dan nilai Sisa Hasil Usaha (SHU). Penelitian ini melibatkan 30 koperasi di Kabupaten Banyumas sebagai sampel dan menggunakan metode kuantitatif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan metode uji parametrik dan non-parametrik dengan perangkat SPSS. Uji parametrik berupa paired-sample t test dan uji non-parametrik Wilcoxon digunakan untuk membandingkan perbedaan antara dua waktu (pre dan post) atau kondisi yang berbeda pada satu kelompok subjek yang sama, tergantung pada hasil uji normalitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pinjaman koperasi cenderung mengalami penurunan setelah pandemi Covid-19 karena koperasi memiliki keterbatasan dalam memberikan pinjaman dan terbatasnya cadangan kas. Meskipun jumlah anggota peminjam mengalami peningkatan, peningkatan ini tidak signifikan karena anggota memahami kondisi koperasi yang sedang mengalami penurunan kinerja dan koperasi lebih memprioritaskan anggota lama. Terjadi penurunan dalam kepatuhan pembayaran pinjaman dan pembagian SHU koperasi juga mengalami penurunan setelah pandemi. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya strategi keuangan yang tepat untuk mengurangi risiko non-performing loan dan menjaga likuiditas koperasi di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu. Koperasi perlu berinovasi dan melibatkan teknologi informasi, diversifikasi produk dan bisnis, memperluas mitra, dan pengembangan yang lebih inklusif untuk bertahan di masa depan. Dukungan dan edukasi kepada anggota perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan keuangan. Penelitian ini memiliki keterbatasan, termasuk jumlah variabel dan responden yang terbatas, sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan data lebih lengkap untuk hasil yang lebih komprehensif. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The current research entitled the impact of Covid-19 towards the cooperative ability of giving loan to the customers in Banyumas regency. This research was conducted in 2020 in Banyumas Regency, Central Java, Indonesia. Cooperatives faced significant challenges, including bad debt issues, resulting in changes in the number of borrowing members, loan values, compliance rates, and the value of retained earnings (SHU). The study involved 30 cooperatives in Banyumas Regency as the sample and utilized a quantitative method. The collected data were analyzed using both parametric and non-parametric tests with the SPSS software. Parametric tests, such as paired-sample t-tests, and non-parametric tests, like the Wilcoxon test, were used to compare differences between two time points (pre and post) or different conditions within the same group of subjects, depending on the normality test results of the data. The results of the study showed that cooperative loan values tended to decrease after the Covid-19 pandemic due to limitations in providing loans and restricted cash reserves. Although there was an increase in the number of borrowing members, it was not significant, as members understood the cooperative's declining performance and the cooperative prioritized existing members. There was also a decrease in loan payment compliance and a decline in the distribution of SHU for cooperatives after the pandemic. The implications of this research highlight the need for appropriate financial strategies to reduce non-performing loan risks and maintain cooperative liquidity amid uncertain economic conditions. Cooperatives should innovate by integrating information technology, diversifying products and businesses, expanding partnerships, and pursuing more inclusive development to sustain their future. Support and education for members need to be enhanced to improve financial awareness and capability. The study has limitations, including the limited number of variables and respondents, thus further research with more comprehensive data is necessary for more conclusive findings. |
| Kata kunci | koperasi, jumlah anggota peminjam, nilai pinjaman, tingkat kepatuhan, sisa hasil usaha |
| Pembimbing 1 | Nurul Anwar |
| Pembimbing 2 | Hary Pudjianto |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 13 |
| Tgl. Entri | 2023-08-15 07:42:53.872924 |