Artikel Ilmiah : D1A019168 a.n. IHZA ARIF IRFANSYAH

Kembali Update Delete

NIMD1A019168
NamamhsIHZA ARIF IRFANSYAH
Judul ArtikelPENGARUH KEPADATAN KANDANG TERHADAP BOBOT BADAN DAN MORTALITAS AYAM BROILER
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pengaturan kepadatan kandang adalah indikator dalam menentukan jumlah ayam yang akan dipelihara dalam kandang dengan luas tertentu untuk memperoleh performan yang bagus. Kegiatan magang dilakukan untuk mengetahui kepadatan kandang open house berpengaruh terhadap bobot badan dan mortalitas. Pengamatan kepadatan kandang ayam broiler dilakukan selama satu periode pemeliharaan pada dua kandang yang berbeda. Pengamatan dilakukan di PT. Berkat Unggas Sehat Sejahtera dengan materi ayam broiler strain cobb pada dua kandang (5D dan 6D) sistem open house dengan luas kandang dan populasi yang sama yaitu 486 m2 dan 5.047 ekor. Pakan yang diberikan saat masa produksi adalah B-11 A untuk fase starter dan B-12 A untuk fase finisher. Alat yang digunakan berupa galon manual, tempat minum ayam otomatis dan tempat pakan menggunakan baby chick feeder, dan hanging feeder. Kepadatan kandang diukur dengan melakukan pelebaran kandang dengan memperhatikan bobot badan yang meningkat dan kondisi cuaca lingkungan. Pencatatan perlebaran kandang dilakukan setiap satu minggu sekali pada satiap kandang dengan kepadatan kandang yang berbeda. Metode yang digunakan metode observasi secara langsung selama pemeliharaan 32 hari (1 periode). Metode analisis menggunakan analisis deskriptif. Variabel yang diamati yaitu bobot badan dan mortalitas. Hasil kegiatan magang ini yaitu tingkat kepadatan kandang 5D sebesar 7,74 ekor/m2 dan kandang 6D sebesar 8,40 ekor/m2. Bobot badan kandang 5D sebesar 1.564 gram sedangkan kandang 6D sebesar 1.480 gram. Angka mortalitas kandang 5D dengan sebesar 4,02% sedangkan kandang 6D sebesar 4,61%. Kepadatan kandang ayam broiler di PT. Berkat Unggas Sehat Sejahtera menghasilkan bobot badan sedikit lebih tinggi pada kandang 5D dan mortalitas kandang 6D lebih tinggi 0,5% dari kandang 5D.
Abtrak (Bhs. Inggris)Setting stocking density is an indicator in determining the number of chickens that will be kept in a cage with a certain area to obtain good performance. The internship was conducted to determine the stocking density of open house affecting body weight and mortality. Observations of broiler stocking density were made during one rearing period in two different cages. Observations were made at PT Berkat Unggas Sehat Sejahtera with cobb strain broiler material in two cages (5D and 6D) open house system with the same cage area and population of 486 m2 and 5,047 birds. The feed given during the production period was B-11 A for the starter phase and B-12 A for the finisher phase. The tools used are manual gallons, automatic chicken drinkers and feeders using baby chick feeders, and hanging feeders. Stocking density was measured by widening the cage by taking into account the increasing body weight and environmental weather conditions. The recording of cage expansion was carried out once a week in each cage with different stocking densities. The method used was direct observation method during the maintenance of 32 days (1 period). The analysis method used descriptive analysis. The variables observed were body weight and mortality. The results of this internship activity are the stocking density level of 5D of 7.74 chickens/m2 and cage 6D of 8.40 chickens/m2. The body weight of cage 5D was 1,564 grams while cage 6D was 1,480 grams. Mortality rate of cage 5D was 4.02% while cage 6D was 4.61%. Broiler stocking density at PT Berkat Unggas Sehat Sejahtera resulted in slightly higher body weights in 5D cages and mortality in 6D cages was 0.5% higher than 5D cages.
Kata kuncikepadatan-kandang, bobot-badan, mortalitas
Pembimbing 1Prof. Dr. Ismoyowati, S.Pt., M.P., IPU
Pembimbing 2Dr. Ir. Sri Rahayu, M.Si., IPU
Pembimbing 3
Tahun2019
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2023-08-14 13:16:22.867288
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.