| NIM | J1A019022 |
| Namamhs | ULYA RAISYA PUTI |
| Judul Artikel | MEOWLOGISMS: AN ANALYSIS ON WORD FORMATION PROCESSES OF JARGON WORD IN CAT LOVER INSTAGRAM PAGE @MEOWED
|
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini mendalami jargon dan pembentukan kata para komunitas pecinta kucing, pada akun Instagram @meowed. Dengan pendekatan sosiolinguistik, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi dan makna jargon yang digunakan dalam komunitas pencinta kucing tersebut. Berdasarkan teori Brown dan Attardo, penelitian ini menganalisis peran jargon dalam membangun solidaritas dalam kelompok, mengecualikan orang di luar komunitas, dan memberikan terminologi yang jelas dan ambigu. Studi ini menggunakan purposive sampling untuk mengumpulkan dan mengkategorikan enam puluh enam istilah jargon yang dikelompokan ke dalam dua belas domain, yaitu aktivitas, hewan, hari, figur, makanan, film, netspeak, profesi, kata ilmiah, kepribadian, kata-kata umpatan, dan lainnya. Analisis diperdalam ke analisis proses pembentukan kata yang digunakan dalam penciptaan jargon menggunakan teori George Yule. Temuan mengungkapkan bahwa blending adalah proses yang paling sering digunakan, terhitung 83% dari jargon, diikuti oleh multiple processes (6%), conversion (6%), dan infiks (5%). Penelitian ini memperlihatkan kreativitas yang dimiliki komunitas pecinta kucing di akun Instagram @meowed. Memperlihatkan bahwa pentingnya sebuah jargon dalam menumbuhkan rasa solidaritas, memperkuat ikatan, dan membangun identitas linguistik yang unik. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research study delves into the realm of jargon and word formation within the cat lover community, focusing specifically on the popular Instagram account @meowed. By adopting a sociolinguistic approach, the study aims to analyze the function and meaning of jargon used in this online community. Drawing upon the theory proposed by Brown and Attardo, the research investigates the role of jargon in establishing in-group membership, excluding outsiders, and providing both clear and ambiguous terminology. The study utilizes purposive sampling to collect and categorize sixty-six identified jargon terms into twelve domains, including activity, animal, days, figure, food, movie, netspeak, other, profession, scientific, personality, and swear words. Furthermore, the analysis extends to the examination of word formation processes employed in the creation of jargon using George Yule’s theory. The findings reveal that blending is the most frequently used process, accounting for 83% of the jargon, followed by multiple processes (6%), conversion (6%), and infixes (5%). The research sheds light on the linguistic creativity and playfulness exhibited within the cat lover community on @meowed's Instagram account. It highlights the significance of jargon in fostering a sense of belonging, reinforcing shared experiences, and establishing a unique linguistic identity. |
| Kata kunci | instagram, jargon, sociolinguistics |
| Pembimbing 1 | Usep Muttaqin, S.Hum., M.A |
| Pembimbing 2 | Tri Wahyu Setiawan Prasetyoningsih, S.S., M.Hum. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 7 |
| Tgl. Entri | 2023-08-12 19:04:47.839062 |
|---|