Artikel Ilmiah : G1A006120 a.n. NISSYA NAFTALI

Kembali Update Delete

NIMG1A006120
NamamhsNISSYA NAFTALI
Judul ArtikelSORROW IN LORD BYRON’S “WHEN WE TWO PARTED”
Abstrak (Bhs. Indonesia)ABSTRAK
Penelitian ini menjelaskan tentang sorrow in Lord Byron’s “When We Two Parted”.Tujuannya adalah untuk menemukan bagaimana kesedihan tersebut di refleksikan pada puisi “When We Two Parted. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesedihan dapat di refleksikan dalam puisi melalui tiga unsur intrinsik yaitu diksi, citraan dan bunyi, yang mana akan di hubungkan satu sama lain untuk mengungkap nuansa kesedihan. Dua jenis diksi yang dapat mengungkap kesedihan dalam puisi adalah denotasi (keheningan, airmata, pucat, dingin, sesal dan lain-lain) dan konotasi (dingin, jam, embun, lonceng kematian,cahaya dan lain-lain). Kesedihan juga di tunjukkan melalui lima jenis citraan, yaitu penglihatan (airmata, pucat, dingin, embun dan peringatan), Pendegaran (lonceng kematian), Rasa (dingin), perasaan (patah hati, merinding, melupakan, menipu, dan lain-lain) and gerakan (lonceng kematian dan merinding). Suara yang menunjukkan kesedihan dalam puisi adalah Rima (berpisah--hati, pagi-peringatan, baik- berkata, tahun-airmata), Refrain (Kamu, dingin,mengenal mu, lama), Aliterasi (ketika,kami, dan lain-lain), Asonansi (kami, berpisah, dalam, airmata, dan lain-lain), Cacofoni (pagi, dingin, merasakan, peringatan, apa,rasakan , dan lain-lain).
Kata kunci : Diksi- Citraan- Bunyi- Kesedihan
Abtrak (Bhs. Inggris)ABSTRACT
This research is about sorrow in Lord Byron’s “When We Two Parted”. The purpose is to find out how the sorrow is reflected in poem “When We Two Parted”. The result shows that sorrow is reflected in the poem through three intrinsic elements namely diction, imagery and sound are connected each other to reveal sorrow nuances. Two kinds of diction that reveals sorrow in the poem is denotation (silence, tears, pale, cold, rue and others) and connotation (cold, hour, dew, knell, light, and others). Sorrow is shown through five kinds of imagery, namely Visual (tears, pale and cold, dew, warning, and others), Auditory (knell), Tactile (cold), Internal (broken hearted, shudder, forget, deceive and others) and Kinesthetic (knell and shudder). Types of sounds that show sorrow in the poem are Rhyme (parted-hearted, morning-warning, well- tell, years-tears, and others), Refrain (Thy, cold, knew thee, long, and others), Alliteration (when, we, and others), Assonance (we, parted, in, tears, and others), Cacophony (morning, chill, felt, warning, what, fell, and others).

Keywords: Diction-Imagery-Sound-Sorrow.
Kata kunciDiksi- Citraan- Bunyi- Kesedihan
Pembimbing 1Rosyid Dodiyanto, S.S., M.Hum
Pembimbing 2Tri Murniati, S.S., M.Hum
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.