Artikel Ilmiah : E1A019312 a.n. AUDITA LIDYA PRAMESTI

Kembali Update Delete

NIME1A019312
NamamhsAUDITA LIDYA PRAMESTI
Judul ArtikelPERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN ATAS OBAT TRADISIONAL ILEGAL YANG BELUM MEMILIKI IZIN EDAR BERDASARKAN DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (Studi Putusan Nomor 1485/Pid.Sus/2021/PN Mdn)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pelaku usaha dalam menjalankan kegiatan usahanya diharuskan mematuhi
peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagaimana yang tercantum dalam
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, namun
tidak jarang dijumpai pelaku usaha yang melanggar peraturan tersebut salah
satunya terkait izin edar sehingga dalam hal ini hak-hak konsumen dilanggar.
Penelitian ini mengkaji tentang perlindungan hukum terhadap konsumen atas obat
tradisional ilegal yang belum memiliki izin edar dan akibat hukum pelaku usaha
yang memperjualbelikan obat tradisional tersebut dalam Putusan Nomor
1485/Pid.Sus/2021/PN Mdn.
Penelitian ini menggunakan tipe penelitian yuridis normatif, metode
pendekatan undang-undang, spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Data yang
digunakan adalah data sekunder dengan pengumpulan data menggunakan studi
kepustakaan yang disajikan melalui uraian secara sistematis dan logis dengan teks
naratif, dan dianalisis secara normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, konsumen mendapat
perlindungan berdasarkan Pasal 62 ayat (1) jo. Pasal 13 ayat (2) Undang-Undang
Republik Indonesia Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Putusan
ini memberikan upaya perlindungan hukum terhadap konsumen obat tradisional
atas hak konsumen yang terdapat dalam Pasal 4 huruf a dan c Undang-Undang
Perlindungan Konsumen, terhadap tanggung jawab pelaku usaha telah terpenuhi
dengan dijatuhkannya pidana penjara.
Abtrak (Bhs. Inggris)Business actors in carrying out their business activities are required to
comply with applicable laws and regulations as stated in Law Number 8 of 1999
concerning Consumer Protection, but it is not uncommon to find business actors
violating these regulations, one of which is related to distribution permits so that
in this case the rights of consumer rights are violated. This research examines legal
protection for consumers of illegal traditional medicines that do not yet have a
distribution permit and the legal consequences of business actors trading these
traditional medicines in Decision Number 1485/Pid.Sus/2021/PN Mdn.
This study uses a normative juridical research type, statutory approach
method, descriptive analytical research specifications. The data used is secondary
data by collecting data using literature study which is presented through systematic
and logical descriptions with narrative text, and analyzed normatively qualitatively.
Based on the results of research and data analysis, consumers receive
protection under Article 62 paragraph (1) jo. Article 13 paragraph (2) letter a Law
of the Republic of Indonesia Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection.
This decision provides legal protection efforts for consumers of traditional
medicines for consumer rights contained in Article 4 letters a and c of the Consumer
Protection Act, the responsibilities of business actors have been fulfilled by
imposing prison sentences.
Kata kunciperlindungan hukum, konsumen, obat tradisional
Pembimbing 1Suyadi, S.H., M.Hum.
Pembimbing 2M.I. Wiwik Yuni Hastuti, S.H., M.H.
Pembimbing 3Agus Mardianto, S.H., M.H.
Tahun2023
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2023-08-12 07:59:09.065154
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.