Artikel Ilmiah : E1A019067 a.n. SEPTIANA DESVRIYANTI

Kembali Update Delete

NIME1A019067
NamamhsSEPTIANA DESVRIYANTI
Judul ArtikelTANGGUNG JAWAB PELAKU USAHA TERHADAP PENJUALAN PRODUK MINUMAN ARAK YANG TIDAK MENCANTUMKAN TANGGAL KEDALUWARSA DITINJAU DARI UU NO. 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM PUTUSAN 166/PID.SUS/2022/PN TLG (PENGADILAN NEGERI TULUNGAGUNG)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pencantuman tanggal, bulan dan tahun kedaluwarsa pada produk minuman merupakan salah satu bentuk informasi pangan yang wajib disertakan pada setiap produk yang akan dipasarkan agar konsumen tidak mempunyai gambaran yang keliru atas produk, disampaikan dengan berbagai cara salah satunya dengan mencantumkan label pada kemasan tetapi masih banyak pelaku usaha yang melakukan kecurangan dengan cara mengecer minuman arak dan tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab pelaku usaha terhadap penjualan produk minuman arak yang tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa dalam Putusan Nomor 166/Pid.Sus/2022/PN Tlg.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Yuridis Normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan ialah bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan metode analisis data normatif kualitatif dan disajikan dalam bentuk teks naratif yang disusun secara sistematis, logis, dan rasional
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil bahwa Pelaku Usaha sudah bertanggung jawab, sebagaimana diatur pada Pasal 62 ayat (1) Jo. Pasal 8 huruf g dan i Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 dengan dijatuhi sanksi pidana berupa pidana penjara selama 3 (tiga) bulan dan perampasan barang bukti berupa minuman arak.
Abtrak (Bhs. Inggris)The inclusion of the expiration date, month and year on beverage products is a form of food information that must be included in every product that will be marketed so that consumers do not have the wrong picture of the product, delivered in various ways, one of which is by putting a label on the packaging, but there are still many business actors who commit fraud by distributing wine drinks by not including the expiration date. This study aims to analyze the responsibility of business actors for the sale of wine products that do not include the expiration date in Decision Number 166/Pid.Sus/2022/PN Tlg.
The method used in this research is Normative Juridical with analytical descriptive research specifications. The data sources used are primary legal materials, secondary legal materials and tertiary legal materials. The data obtained will be analyzed using qualitative normative data analysis methods and presented in the form of narrative text arranged systematically, logically and rationally.
Based on the research results, it is found that Business Actors are responsible as regulated in Article 62 paragraph (1) Jo. Article 8 letters g and i of Law Number 8 Year 1999 with criminal sanctions in the form of imprisonment for 3 (three) months and confiscation of evidence in the form of alcoholic beverages.
Kata kunciTanggung Jawab, Pelaku Usaha, Tanggal Kedaluwarsa, Arak
Pembimbing 1M.I. Wiwik Yuni Hastuti, S.H., M.H.
Pembimbing 2Suyadi, S.H., M.Hum
Pembimbing 3Krisnhoe Kartika W, S.H., M.Hum.
Tahun2023
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2023-08-11 22:26:42.787965
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.