| NIM | F1D019016 |
| Namamhs | MUHAMMAD IHSAN FAJRI RIZKI |
| Judul Artikel | DEMOKRASI DIGITAL: STUDI WACANA MEDIA SOSIAL TWITTER DALAM KEBIJAKAN PEMINDAHAN IBU KOTA NEGARA INDONESIA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Studi ini meneliti tentang demokrasi digital yang ada di media sosial Twitter dalam kebijakan pemindahan ibu kota negara Indonesia. Media sosial Twitter dipilih karena memberikan ruang bagi masyarakat dan politisi untuk berwacana, salah satunya yang berkaitan dengan aktivitas politiknya kepada khalayak ramai dalam waktu singkat. Studi ini penting untuk dikaji karena perkembangan media sosial khususnya Twitter mempunyai peranan dalam melihat berbagai aktivitas politik, salah satunya mengenai kebijakan pemerintah tentang pemindahan ibu kota negara Indonesia. Isu kebijakan pemindahan ibu kota merupakan salah satu topik yang ramai diperbincangkan oleh masyarakat di media sosial Twitter, maka dapat dilakukan analisis wacana. Aplikasi Twitter ini memungkinkan masyarakat untuk menilai dan juga memberikan pendapat terhadap kebijakan yang dibuat, karena kebijakan tersebut berpengaruh terhadap kesejahteraan hidup rakyatnya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemanfaatan media sosial Twitter dalam konteks formulasi kebijakan pemindahan ibu kota mencerminkan nilai-nilai demokrasi dikarenakan media sosial Twitter menciptakan ruang-ruang diskusi secara masif dalam konteks demokrasi digital. Hal itu bisa dilihat dengan publik seakan menemukan ruang yang demokratis karena dapat secara bebas mengutarakan pendapatnya. Dalam analisisnya, media sosial Twitter menjadi salah satu kiblat untuk mendeteksi isu-isu apa yang sedang menjadi trending dan ramai diperbincangkan di dunia digital. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study examines digital democracy on social media Twitter in the policy of moving the capital city of Indonesia. Social media Twitter was chosen because it provides space for the public and politicians to discuss, one of which is related to their political activities to the general public in a short time. This study is important to study because the development of social media, especially Twitter, has a role in viewing various political activities, one of which is regarding the government's policy regarding moving the capital city of Indonesia. The issue of the policy of moving the capital city is a topic that is widely discussed by the public on social media Twitter, so a discourse analysis can be carried out. This Twitter application allows the public to assess and also provide opinions on the policies made, because these policies affect the welfare of the people. The results of this study indicate that the use of Twitter social media in the context of the policy formulation of moving the capital city reflects democratic values because Twitter social media creates massive discussion spaces in the context of digital democracy. This can be seen by the public as if they have found a democratic space because they can freely express their opinions. In his analysis, social media Twitter has become one of the meccas for detecting what issues are trending and widely discussed in the digital world. |
| Kata kunci | Twitter, Demokrasi Digital, Ibu Kota Negara, Analisis Wacana, Formulasi Kebijakan |
| Pembimbing 1 | Drs. M Soebiantoro, M, Si |
| Pembimbing 2 | Khairu Roojiqien Sobandi, PhD |
| Pembimbing 3 | Ahmad Rofik, S.Sos., M.A |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 18 |
| Tgl. Entri | 2023-08-11 00:33:14.671773 |
|---|