| NIM | I1D019074 |
| Namamhs | ARNETA AREZAINI |
| Judul Artikel | HUBUNGAN TINGKAT KECUKUPAN ASUPAN KARBOHIDRAT DAN PROTEIN DENGAN KEKUATAN OTOT ATLET TAEKWONDO USIA 13-17 TAHUN DI KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar Belakang: Kekuatan otot yang baik menghasilkan performa yang optimal bagi atlet Taekwondo. Tingkat kecukupan asupan karbohidrat dan protein merupakan faktor yang berpengaruh terhadap kekuatan otot. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecukupan asupan karbohidrat dan protein dengan kekuatan otot atlet Taekwondo usia 13-17 tahun di Kabupaten Banyumas. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan metode cross-sectional pada atlet Taekwondo yang berusia 13-17 tahun di Kabupaten Banyumas. Kriteria inklusi yang ditentukan adalah atlet yang menjalani latihan aktif dan dalam kondisi sehat. Kriteria eksklusi yang ditentukan adalah atlet yang mengonsumsi suplemen karbohidrat dan protein, serta sedang mengalami cedera. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 42 sampel. Instrumen penelitian berupa formulir recall 24 jam dan Hand Grip Dynamometer. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Rank Spearman Correlation. Hasil Penelitian: Terdapat hubungan positif cukup antara tingkat kecukupan asupan karbohidrat dengan kekuatan otot atlet Taekwondo (p = 0,039 (tangan kanan) dan 0,029 (tangan kiri), r = 0,32 (tangan kanan) dan 0,337 (tangan kiri)). Terdapat hubungan positif kuat antara tingkat kecukupan asupan protein dengan kekuatan otot atlet Taekwondo (p = 0,000 (tangan kanan dan kiri), r = 0,773 (tangan kanan) dan 0,727 (tangan kiri)). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecukupan asupan karbohidrat dan protein dengan kekuatan otot atlet Taekwondo usia 13-17 tahun di Kabupaten Banyumas. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: Good muscle strength results to optimal performance for Taekwondo athletes. Adequate level of carbohydrate and protein intake are factor that affects muscle strength. This study aims to determine correlation between adequate level of carbohydrate and protein intake with muscle strength of Taekwondo athletes aged 13-17 years in Banyumas Regency. Methods: An observational study with a cross-sectional method was conducted on Taekwondo athletes aged 13-17 years in Banyumas Regency. The inclusion criteria were athletes who undergone active training and were in good health. Exclusion criteria were athletes who consumed carbohydrate and protein supplements, and currently injured. Total sampling was used to recruit respondents. The research instruments were 24-hour recall form and Hand Grip Dynamometer. The results of the study were analyzed using Rank Spearman Correlation test. Results: There’s a moderate positive relationship between the level of adequate carbohydrate intake and muscle strength of Taekwondo athletes (p = 0.039 (right hand) and 0.029 (left hand), r = 0.32 (right hand) and 0.337 (left hand)). There’s a strong positive relationship between the adequate level of protein intake and muscle strength of Taekwondo athletes (p = 0.000 (right and left hand), r = 0.773 (right hand) and 0.727 (left hand)). Conclusion: There’s a significant relationship between adequate level of carbohydrate and protein intake with muscle strength of Taekwondo athletes. |
| Kata kunci | karbohidrat, kekuatan otot, protein, taekwondo |
| Pembimbing 1 | Hesti Permata Sari, S.Gz., M.Gizi |
| Pembimbing 2 | Katri Andini Surijati S.Si.T., M.Gizi |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2023-08-09 12:32:29.227729 |
|---|