| NIM | F1A019076 |
| Namamhs | NIKE RIFDA SALSABILA |
| Judul Artikel | PEMAKNAAN BAHASA CINTA PADA PERSAHABATAN SESAMA JENIS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Artikel ini menggambarkan makna bahasa cinta dalam hubungan persahabatan sesama jenis yang dijalin oleh mahasiswa menggunakan perspektif sosiologi. Penelitian dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi kepada empat pasang mahasiswa yang menjalin hubungan persahabatan sejenis minimal satu tahun, dan dilakukan di Kota Purwokerto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa cinta dimaknai informan sebagai cara menunjukkan kepedulian dan memperkuat chemistry antarsahabat sejenis. Bahasa cinta paling utama dalam hubungan persahabatan informan adalah act of service (tindakan melayani). Ada perbedaan dalam mengungkapkan bahasa cinta berdasarkan jenis kelamin. Sahabat perempuan membantu memenuhi kebutuhan primer dan dukungan secara emosional; sedangkan laki-laki membantu dari segi tenaga, transportasi atau finansial. Menghabiskan waktu bersama dan memberikan kalimat afirmasi juga sering ditunjukkan informan. Sementara, saling menerima hadiah dan memberi sentuhan fisik jarang dilakukan. Meski demikian, informan mampu menafsirkan bahasa cinta dalam hubungan persahabatan sejenis sebagai alat yang berperan aktif untuk membangun interaksi yang lebih baik dan penuh cinta kasih. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This article describes the meaning of the language of love in same-sex friendship relationships developed by students using a sociological perspective. The research was conducted using a descriptive qualitative research method with data collection techniques in the form of interviews, observations, and documentation of four pairs of students who had established similar friendships for at least one year, and were conducted in Purwokerto City. The results showed that the language of love was interpreted by informants as a way of showing concern and strengthening chemistry between same-sex friends. The most important love language in the informant's friendship relationship is the act of service. There are differences in expressing love languages based on gender. Girl friends help with primary needs and emotional support; while men help in terms of energy, transportation or financial. Spending time together and giving affirmations were also often shown by informants. Meanwhile, receiving gifts and giving physical touch is rarely done. However, informants were able to interpret the language of love in same-sex friendships as a tool that plays an active role in building better and more loving interactions. |
| Kata kunci | Hubungan persahabatan sejenis, bahasa cinta |
| Pembimbing 1 | Nanang Martono |
| Pembimbing 2 | Endang Dwi Sulistyoningsih |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 2 |
| Tgl. Entri | 2023-08-09 12:24:19.429867 |
|---|