Artikel Ilmiah : B1A019006 a.n. ALFINATUN NASHIHAH

Kembali Update Delete

NIMB1A019006
NamamhsALFINATUN NASHIHAH
Judul ArtikelPrevalensi dan Intensitas Ektoparasit pada Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Desa Beji Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Ikan nila (Oreochromis niloticus) adalah jenis ikan budidaya air tawar yang dikenal luas oleh masyarakat dan menjadi unggulan pada komoditas perikanan. Salah satu sifatnya yang dapat dibudidayakan dengan mudah. Beji adalah salah satu desa di Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas yang membudidayakan ikan nila. Usaha budidaya ikan nila tidak terlepas dari berbagai penyakit ikan, salah satunya serangan ektoparasit. Infeksi yang disebabkan ektoparasit dapat diketahui dengan menghitung nilai prevalensi dan intensitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis ektoparasit, prevalensi dan intensitas ektoparasit pada benih ikan nila.
Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survey dengan teknik random sampling. Jumlah sampel yang diperiksa sebanyak 100 ekor benih ikan nila ukuran 3-5 cm yang diperoleh dari kolam budidaya ikan di Desa Beji. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak dua kali ulangan dengan interval waktu satu minggu. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi prevalensi dan intensitas ektoparasit. Parameter prevalensi yang diamati adalah jumlah ikan yang terinfeksi ektoparasit, dan intensitas dengan parameter jumlah jenis ektoparasit yang menginfeksi benih ikan nila yang diperiksa. Identifikasi ektoparasit yang menginfeksi ikan nila dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan disajikan dalam bentuk gambar dan tabel. Hasil penelitian yang dilakukan ditemukan tiga jenis ektoparasit yang menginfeksi yaitu Trichodina sp, Gyrodactylus sp, Ichthyophthirius multifilis. Nilai prevalensi pada benih ikan nila yang dibudidayakan di Desa Beji yaitu sebesar 9% dikategorikan sebagai infeksi kadang, dan nilai intensitas sebesar 1,5 individu/ekor termasuk dalam kategori rendah.

Abtrak (Bhs. Inggris)Tilapia (Oreochromis niloticus) is a type of freshwater aquaculture fish that is widely recognized by the public and is a superior in fisheries commodities. One of its characteristics that can be cultivated easily. Beji is one of the villages in Kedungbanteng Subdistrict, Banyumas Regency that cultivates tilapia. Tilapia farming is inseparable from various fish diseases, one of which is ectoparasite attack. Infection caused by ectoparasites can be determined by calculating prevalence and intensity values. This study aims to determine the types of ectoparasites, prevalence and intensity of ectoparasites in tilapia fish seeds.
The research method used was survey method with random sampling technique. The number of samples examined was 100 tilapia fish fry measuring 3-5 cm obtained from fish farming ponds in Beji Village. Sampling was done twice with an interval of one week. Variables observed in this study included prevalence and intensity of ectoparasites. The prevalence parameter observed was the number of fish infected with ectoparasites, and intensity with the parameter of the number of ectoparasite species infecting the tilapia fry examined. The identification of ectoparasites infecting tilapia was analyzed descriptively quantitatively and presented in the form of figures and tables. The results of the research conducted found three types of ectoparasites that infect namely Trichodina sp, Gyrodactylus sp, Ichthyophthirius multifilis. The prevalence value in tilapia fry cultivated in Beji Village is 9% categorized as occasional infection, and the intensity value of 1.5 individuals/head is included in the low category.
Kata kunciDesa Beji, intensitas, Oreochromis niloticus, prevalensi
Pembimbing 1drh. Rokhmani, M.Si.
Pembimbing 2Prof. Dr. Bambang Heru Budianto, M.S.
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2023-08-09 10:22:22.361619
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.