Artikel Ilmiah : F1D019012 a.n. ANGGRAENI DWI LESTARI

Kembali Update Delete

NIMF1D019012
NamamhsANGGRAENI DWI LESTARI
Judul ArtikelPolitik Uang dalam Pemilihan Kepala Desa Tahun 2017 di Desa Sutawangi Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka
Abstrak (Bhs. Indonesia)Desa Sutawangi Kecamatan Jatiwangi telah melaksanakan pemilihan kepala desa pada tahun 2017. Pemilihan Kepala Desa Sutawangi ini berjalan dengan lancar namun, adanya kecurangan dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa yaitu politik uang. Tulisan ini menjelaskan tentang politik uang dalam pemilihan Kepala Desa Sutawangi Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka Tahun 2017. Lokasi penelitian yaitu di Desa Sutawangi Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka. Tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik penentuan informan melalui purposive sampling. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) politik uang terjadi dalam bentuk pembagian uang tunai dan sembako, (2) kurangnya kesadaran masyarakat dalam pendidikan politik dan (3) mereka beranggapan bahwa menolak rezeki bukan hal yang diinginkan. Simpulan dari tulisan ini adalah bahwa pemilihan kepala desa merupakan proses demokrasi di level pemerintahan terbawah. Terjadinya politik uang dalam pemilihan Kepala Desa Sutawangi karena beberapa faktor yaitu ekonomi, pendidikan politik yang rendah, dan kebiasaan dalam pemilu.
Abtrak (Bhs. Inggris)Sutawangi Village, Jatiwangi District, held village head elections in 2017. The Sutawangi Village Head election went smoothly; however, there was fraud in the implementation of village head elections, namely money politics. This paper describes money politics in the 2017 election for the head of Sutawangi Village, Jatiwangi District, Majalengka Regency. The research location is in Sutawangi Village, Jatiwangi District, Majalengka Regency. This paper uses a qualitative research method with a case study approach with interviews, observation, and documentation. The technique of determining informants through purposive sampling .The results of this study are that (1) money politics occurs in the form of distributing cash and groceries (2) there is a lack of public awareness in political education and (3) they assume that refusing sustenance is not desirable. The conclusion of this paper is that village head elections are democratic processes at the lowest level of government. The occurrence of money politics in the election of the Head of Sutawangi Village was due to several factors, namely the economy, low political education, and election habits.
Kata kunci Pemilu, Pemilihan Kepala Desa dan Politik Uang
Pembimbing 1Oktafiani Catur Pratiwi S.IP.,M.A
Pembimbing 2Titis Perdani S.IP.,M.Sos
Pembimbing 3Ahmad Rofik S.Sos.,M.A
Tahun2023
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2023-08-06 14:14:00.951524
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.