Artikel Ilmiah : I1D019010 a.n. AKHIRA FAJRIATI
| NIM | I1D019010 |
|---|---|
| Namamhs | AKHIRA FAJRIATI |
| Judul Artikel | Hubungan antara Muscle Dysmorphia dengan Tingkat Kecukupan Asupan Zat Gizi Makro pada Remaja Akhir Laki-laki (Studi pada Member Pusat Kebugaran di Wilayah Banyumas) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar Belakang: Pada remaja laki-laki terdapat perubahan otot dan jaringan lemak secara cepat yang merupakan aspek penting dari body dissatisfaction dan dapat mengakibatkan gangguan psikologis, salah satunya Muscle Dysmorphia. Muscle Dysmorphia dapat membuat seseorang melakukan perubahan pola makan, seperti konsumsi protein yang berlebihan dan pembatasan asupan non-protein, termasuk karbohidrat atau lemak sehingga akan mempengaruhi tingkat kecukupan zat gizi makro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Muscle Dysmorphia dengan tingkat kecukupan asupan zat gizi makro pada remaja akhir laki-laki member pusat kebugaran di wilayah Banyumas. Metodologi: Penelitian cross sectional dengan total sampel sebanyak 81 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian dilakukan dengan menggunakan kuesioner Drive for Muscularity Scale (DMS) dan wawancara SQ-FFQ. Analisis data menggunakan uji Likelihood Ratio dan Uji Chi square. Hasil Penelitian: Sebanyak 53,1% responden mengalami Muscle Dysmorphia. Tingkat kecukupan asupan kerbohidrat (87,7%) dan lemak (70,4%) sebagian besar defisit, sedangkan tingkat kecukupan asupan protein sebagian besar lebih (54,3%). Tidak terdapat hubungan antara Muscle Dysmorphia dengan tingkat kecukupan asupan karbohidrat (p>0,05), lemak (p>0,05), dan protein (p>0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara Muscle Dysmorphia dengan tingkat kecukupan asupan karbohidrat, lemak, dan protein. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: In male adolescents, there is a rapid change in muscle and fat tissue which is an important aspect of body dissatisfaction and it can cause psychological disorders, one of which is Muscle Dysmorphia. Muscle Dysmorphia can make a person changing their dietary, such as consuming excessive protein and limiting non-protein intake, including carbohydrates or fat, that will affect adequacy level of macronutrients. This study aims to determine the relationship between Muscle Dysmorphia and the adequacy level of macronutrient intake in late adolescent male members of fitness centers in Banyumas region. Methodology: This was cross-sectional study with total sample of 81 people that was taken using purposive sampling technique. The research used Drive for Muscularity Scale (DMS) questionnaires and SQ-FFQ interviews. Data analysis used Likelihood Ratio test and Chi square test. Results: The total of 53.1% respondents experienced Muscle Dysmorphia. The adequacy level of carbohydrate (87.7%) and fat (70.4%) intake were mostly deficit, while protein level of adequacy was mostly over (54.3%). There was no relationship between Muscle Dysmorphia and the adequacy level of carbohydrates (p>0.05), fat (p>0.05), and protein (p>0.05). Conclusion: There was no relationship between Muscle Dysmorphia and the adequacy level of carbohydrates, fat, and protein. |
| Kata kunci | Asupan karbohidrat, asupan lemak, asupan protein, Muscle Dysmorphia |
| Pembimbing 1 | Izka Sofiyya Wahyurin, S.Gz., M.P.H. |
| Pembimbing 2 | Atikah Proverawati, S.K.M., M.P.H. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2023-08-06 10:24:25.342897 |