Artikel Ilmiah : I1D019025 a.n. ATHIYA NABILA RAINY

Kembali Update Delete

NIMI1D019025
NamamhsATHIYA NABILA RAINY
Judul ArtikelHubungan Intensitas Penggunaan Instagram dan Body Dissatisfaction dengan Kejadian Eating Disorder pada Penggemar K-Pop
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penggunaan media sosial dan body dissatisfaction dapat mendorong penggemar K-Pop untuk melakukan penyimpangan pola makan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan media sosial Instagram dan body dissatisfaction dengan kejadian eating disorder pada remaja putri penggemar K-Pop di SMA Negeri 2 Kuningan. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 90 responden diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Intensitas penggunaan media sosial Instagram, body dissatisfaction, dan kejadian eating disorder diukur menggunakan Kuesioner Intensitas Penggunaan Instagram, Body Dissatisfaction Scale, dan Eating Attitude Test. Data bivariat dianalisis menggunakan uji Chi square. Mayoritas responden berusia 16 tahun (53,3%) dan memiliki status gizi normal (44,4%). Sebanyak 51,1% responden memiliki intensitas penggunaan Instagram yang rendah. Sebanyak 66,7% responden memiliki body dissatisfaction yang rendah dan 80% responden tidak memiliki kecenderungan eating disorder. Uji Chi square intensitas penggunaan media sosial Instagram dengan kejadian eating disorder menunjukkan p=0,000 (p<0,05) dan body dissatisfaction dengan kejadian eating disorder menunjukkan p=0,094 (p>0,05). Terdapat hubungan signifikan antara intensitas penggunaan media sosial Instagram dengan kejadian eating disorder dan tidak terdapat hubungan antara body dissatisfaction dengan kejadian eating disorder.
Abtrak (Bhs. Inggris)The use of social media and body dissatisfaction could lead K-Pop fans to disordered eating behaviours. This study aims to determine the relationship of the intensity of Instagram as social media usage and body dissatisfaction with eating disorders in adolescent K-Pop fangirls at SHS 2 Kuningan. Cross sectional approach was conducted by involving 90 adolescent K-Pop fangirls by using purposive sampling. The intensity of Instagram usage, body dissatisfaction, and eating disorders were measured by The Intensity of Instagram Usage, Body Dissatisfaction Scale, and Eating Attitude Test questionnaires. The data was analyzed by Chi square test. The majority of respondents were 16 years old (53,3%) and had a normal nutrional status (44.4%). There was 51.1% respondent with low intensity of Instagram usage, 66.7% with low body dissatisfaction, and 80% with no tendencies to have an eating disorder. The value of Chi square test between the intensity of Instagram usage with eating disorders p=0.000 then between body dissatisfaction and eating disorders p=0.094. There was a significant relationship between the intensity of Instagram usage and eating disorders, and there was no significant relationship between body dissatisfaction and eating disorder.
Kata kunciEating disorder, body dissatisfaction, Instagram
Pembimbing 1Atikah Proverawati, SKM., M.P.H
Pembimbing 2Pramesthi Widya Hapsari, SKM., M.Gizi
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2023-08-05 17:36:28.336905
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.