Artikel Ilmiah : H1B019010 a.n. DISTA ARSYI CAHYA ROMADHON

Kembali Update Delete

NIMH1B019010
NamamhsDISTA ARSYI CAHYA ROMADHON
Judul ArtikelAnalisis Kerugian Ekonomi Dampak Banjir Rob di Kecamatan Pekalongan Utara
Abstrak (Bhs. Indonesia)Banjir rob yang terjadi di Kota Pekalongan perlu adanya perhatian lebih bagi pemerintah, khususnya pada Kecamatan Pekalongan Utara yang sudah bertahun-tahun tergenang banjir rob menyebabkan kerugian ekonomi di sektor pendidikan dan perdagangan. Maka penulis melakukan penelitian analisis kerugian ekonomi di Kecamatan Pekalongan Utara untuk menambah wawasan dan infomasi pemerintah atas kerugian ekonomi yang disebabkan oleh banjir rob ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh banjir rob dan kerugian banjir rob terhadap ekonomi khususnya sektor pendidikan dan perdagangan di Kecamatan Pekalongan Utara. Menggunakan data primer dan sekunder. Data primer didapatkan dengan hasil survey dan wawancara di lapangan. Data sekunder penelitian berdasarkan dari BPS, BPBD, BNBP, Penelitian terdahulu, dan HST Tahun 2022 Provinsi Jawa Tengah. Perhitungan kerugian dihitung menggunakan metode ECLAC untuk menganalisa tiap sektor dari kerusakan dan kerugian. Kerusakan dibagi menjadi 3 tingkatan yaitu ringan, sedang, dan berat. Peta elevasi wilayah menggunakan software
QGIS. Dari hasil analisis yang telah dilakukan didapat nilai parameter sebagai berikut: tingkat ketinggian elevasi tanah Kecamatan Pekalongan Utara yang rendah, terganggunya beberapa aktivitas mata pencaharian ini berpengaruh pada jumlah pendapatan penduduk yang cenderung tidak stabil. Kerusakan yang disebabkan banjir rob dalam kategori
ringan, dan sedang. Total kerugian kerusakan pada sektor sosial (sub sektor pendidikan) adalah sebesar Rp 2.224.845.000,- dan total kerugian kerusakan pada sektor ekonomi (sub sektor perdagangan) adalah sebesar Rp 182.175.000,-. Dan perlu ditambahkan mitigasi bencana yang bisa dilakukan untuk mengurangi tingkat kerentanan bencana.
Abtrak (Bhs. Inggris)Tidal flooding that occurs in Pekalongan City needs more attention from the government, especially in North Pekalongan Sub-district, which has been flooded for years, causing economic losses in the education and trade sectors. Therefore, the author conducted a study analyzing economic losses in North Pekalongan Subdistrict to add insight and information to the government on economic losses caused by tidal floods. This study aims to analyze the effect of tidal floods and tidal flood losses on the economy, especially the education and trade sectors in North Pekalongan District. Using primary and secondary data. Primary data was obtained from surveys and interviews in the field. Secondary data is based on BPS, BPBD, BNBP, previous research, and the 2022 Highest Unit Price of Central Java Province. Calculation of losses is calculated using the ECLAC method to analyze each sector of damage and loss. Damage is divided into 3 levels, namely light, medium, and heavy. Area elevation map using software QGIS. From the results of the analysis, the following parameter values were obtained: The low level of land elevation in North Pekalongan Sub-district, which disrupts several livelihood activities, affects the population's income, which tends to be unstable. Damage caused by tidal flooding is categorized as minor and moderate. The total loss of damage to the social sector (education sub-sector) is Rp 2,224,845,000, - and the total loss of damage to the economic sector (trade sub-sector) is Rp 182,175,000. And it is necessary to add disaster mitigation that can be done to reduce the level of disaster vulnerability.
Kata kunciBanjir Rob, Metode ECLAC, Mitigasi Bencana
Pembimbing 1Ir. Sanidhya Nika Purnomo, S.T., M.T., Ph.D.
Pembimbing 2Ir. Redityo Januardi, S.T., M.T.
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2023-08-02 23:05:38.553658
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.