Artikel Ilmiah : C2C017014 a.n. AMALIA ROSADA

Kembali Update Delete

NIMC2C017014
NamamhsAMALIA ROSADA
Judul ArtikelADOPSI INOVASI TEKNOLOGI PEMASARAN DIGITAL
PADA UMKM BATIK
(PEDEKATAN MULTIPLE CASE STUDY
PADA MGA BATIK PEKALONGAN DAN R BATIK BANYUMAS)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Abstrak

Penelitian ini merupakan penelitian case study yang digunakan untuk memahami suatu isu atau permasalahan dengan menggunakan suatu kasus. Jenis studi kasus pada penelitian ini adalah collective or multiple case study, karena peneliti mengambil dua tempat UMKM batik yang berbeda, yaitu MGA Batik Pekalongan dan R Batik Banyumas. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui konsep atau mekanisme yang dilakukan UMKM Batik MGA Pekalongan dan R Batik Banyumas pada pemasaran teknologi digital, mengetahui langkah yang dilakukan UMKM Batik MGA Pekalongan dan R Batik Banyumas pada pemasaran teknologi digital, sehingga dapat diketahui kategori kelompok jenis adopter. Penentuan informan pada penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling, dimana pemilihan dilakukan dengan pertimbangan tertentu. Pertimbangan tertentu disini adalah orang yang anggap peneliti paling tahu tentang apa yang diharapkan dan orang tersebut sebagai penguasa di bisnisnya sehingga akan memudahkan peneliti menjelajahi obyek/atau situasi sosial yang diteliti. Sampling dalam penelitian ini adalah owner dan pelaksana digital marketing Batik MGA dan Batik R. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi lapangan, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data pada penelitian ini menggunakan model analisis Miles and Hubermen yang dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus samapai tuntas, sehingga datanya sudah jenuh. Aktivitas dalam analisis data, yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Untuk memeriksa keabsahan data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukan bahwa pada (a) Tahap Pengetahuan kedua UMKM sama-sama Mengetahui inovasi, akan tetapi di batik MGA generasi digital immigrant Mengetahui cara penggunaan dan Memahami inovasi, sedangkan pada batik R Belum mengetahui cara penggunaan dan belum memahami inovasi bekerja. (b) Tahap Persuasi keduanya Mendukung adanya inovasi, namun pada generasi Baby Boomers tidak bisa aktif karena ingin fokus pada bagian produksi saja, tanpa adanya tindakan khusus. Akan tetapi terbantu atas inisiatif anaknya selaku generasi ketiga. Pada (c) Tahap Keputusan di Digital Immigrant Mendirikan perusahaan induk atau divisi baru dibidang online yang menangani pemasaran digital dengan mengangkat para generasi millenial. Sedangkan pada generasi Baby Boomers tetap ingin mengadopsi inovasi melalui anaknya. Pada (d) Tahap Penerapan generasi digital Immigrant menerapkan Pembuatan Website, Media sosial, Optimasi mesin pencari SEO, PPC Advertasing, sedangkan generasi Baby Boomers atau Batik R Baru menerapkan melalui pembuatan akun media sosial seperti facebook dan instagram. (e) Tahap Konfirmasi Pelaku usaha Batik MGA telah yakin dan akan terus menggunakan inovasi, sedangkan pada Batik R juga ingin terus mengadopsi inovasi. Pada penentuan posisi adopter batik MGA Pekalongan generasi digital immigrant yang saat ini telah mengadopsi inovasi teknologi pemasaran digital berada di posisi kelompok Early Majority dan menyentuh menuju posisi kelompok early adopter. Sedangkan posisi adopter batik R Banyumas generasi Baby Boomers yang saat ini telah mengadopsi inovasi teknologi pemasaran digital berada di posisi kelompok Laggards dan menyentuh menuju posisi kelompok Late Majority.

Kata Kunci: Adopsi Inovasi Teknologi, digital marketing, UMKM Batik
Abtrak (Bhs. Inggris)Abstract

This research is a case study research to understand issues or problems using some cases. Study case type in this research is collective or multiple case study because the researcher use two UMKM Batik as samples, MGA Batik Pekalongan and R Batik Banyumas. The purposes of this research are to identify concept or mechanism applied by UMKM Batik MGA Pekalongan and R Batik Banyumas and stages which are done by UMKM Batik MGA Pekalongan and R Batik Banyumas in digital technology marketing so the adopter type category can be identified. The interviewee determination in this research use purposive sampling technique, which is done by certain considerations. Certain considerations in the case mean a person who is considered as the most expert of the business and the person is the owner so the person can facilitate the researcher to explore the research objects or the social situation. The sampling of this research are the owner and the digital marketer of Batik MGA and Batik R. Data collecting use observation, interview, and documentation technique. Meanwhile, the data analysis use Miles and Hubermen model which is done interactively and continuously, so the data have been saturated. The activities in data analysing are data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The researcher apply triangulation technique to check the data validity in this research. The research result and data analysis show that (a) Knowledge Stage, both UMKM are understanding innovation. However, Batik MGA as the digital immigrant generation has understand the innovation and know how to use it while R Batik has not. (b) Persuasion Stage, both UMKM support innovation but in Baby Boomers generation they cannot actively support it because they want to focus only in production, without any special action. However, they are helped by their children initiative as the third generation. (c) Decision Stage, the Digital Immigrant generation establish a parent company or a new division which handles digital market for millennial generation. While in Baby Boomers generation, they still adopt their child innovation. (d) Application Stage, the Digital Immigrant generation makes a website and social media and optimize SEO search engine and PPC Advertising. Meanwhile, Baby Boomers generation or Batik R is only make social media accounts as facebook and Instagram. (e) Confirmation Stage, the owner of Batik MGA will definitely do innovation and the owner of Batik R also want to adopt innovation. In deciding adopter position, the Digital Immigrant Generation Batik MGA Pekalongan which has adopt digital marketing technology innovation is in Early Majority group position and almost reach Early Adopter group position. Different with Batik MGA Pekalongan, adopter position of Batik R Banyumas as the Baby Boomers generation which has adopt digital marketing technology innovation is in Laggards group position and nearly to touch Late Majority group position.

Keywords: Adoption of technology, innovation, digital marketing, UMKM batik

Kata kunciAdopsi Inovasi Teknologi, digital marketing, UMKM Batik
Pembimbing 1Refius Pradipta Setyanto
Pembimbing 2Nur Choirul Afif
Pembimbing 3
Tahun2019
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri2023-07-29 00:16:32.773628
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.