Artikel Ilmiah : E1A018009 a.n. DHIA RAFIF MUALLIM

Kembali Update Delete

NIME1A018009
NamamhsDHIA RAFIF MUALLIM
Judul ArtikelCERAI GUGAT KARENA SUAMI GEMAR BERJUDI
(Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Tanjung Karang
Nomor 941/Pdt.G/2022/PA.Tnk)
Abstrak (Bhs. Indonesia)ABSTRAK
CERAI GUGAT KARENA SUAMI GEMAR BERJUDI
(Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Tanjung Karang
Nomor 941/Pdt.G/2022/PA.Tnk)
Oleh :
DHIA RAFIF MUALLIM
E1A018009
Pasal 1 Undang – Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang berbunyi “Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga atau rumah tangga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa”. dan Pasal 3 Kompilasi Hukum Islam yang menyebutkan bahwa “Perkawinan bertujuan untuk mewujudkan kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah”.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana dasar pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara cerai gugat pada Putusan Pengadilan Agama Tanjung Karang Nomor 941/Pdt.G/2022/PA.Tnk. Metode pendekatan yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis normatif. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah perspektif analisis. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diambil simpulan bahwa pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara cerai gugat karena suami gemar berjudi pada Putusan Pengadilan Agama Tanjung Karang Nomor 941/Pdt.G/2022/PA.Tnk hanya mendasarkan pada Pasal 39 ayat (2) Undang – Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan jo. Pasal 19 huruf (f) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 jo. Pasal 116 huruf (f) Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum Islam, dapat ditambahkan penjelasan Pasal 39 ayat (2) huruf a dan d Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan jo. Pasal 19 huruf (a) dan (d) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 jo. Pasal 116 huruf (a), dan (d) atau huruf (a) dan (d) Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum Islam dan Pasal 19 huruf (g) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 jo. Pasal 116 huruf (g) Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum Islam dalam dasar hukumnya.
Akibat hukum berdasarkan putusan tersebut adalah putusnya ikatan perkawinan antara Penggugat dan Tergugat, secara normatif akibat hukum terhadap anak dalam kasus ini hak asuh anak jatuh kepada Penggugat, mengenai harta bersama selama tidak di tentukan dalam perjanjian maka di bagi seperdua untuk masing – masing pihak, dan terkait nafkah, isteri berhak mendapat nafkah iddah dari Tergugat dan Tergugat tetap wajib memberi nafkah kepada anak.
Kata Kunci : Cerai Gugat, Judi, Akibat Hukum.
Abtrak (Bhs. Inggris)ABSTRACT
DIVORCE SUIT BECAUSE HUSBAND LOVES GAMING
(Juridical Review of Tanjung Karang Religious Court Decision
Number 941/Pdt.G/2022/PA.Tnk)
By :
DHIA RAFIF MUALLIM
E1A018009
Article 1 of Law Number 1 of 1974 concerning Marriage which reads "Marriage is an inner and outer bond between a man and a woman as husband and wife with the aim of forming a happy and eternal family or household based on Belief in the One Almighty God". and Article 3 of the Compilation of Islamic Law which states that "Marriage aims to create a sakinah, mawaddah, and rahmah household life".
The problem in this study is how the basis for the judge's legal considerations in deciding the divorce case was contested in the Tanjung Karang Religious Court Decision Number 941/Pdt.G/2022/PA.Tnk. The approach method used is a normative juridical approach. The research specification used is an analytical perspective. The data analysis method used is a qualitative normative analysis method.
Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that the judge's legal considerations in deciding the divorce suit because the husband likes to gamble at the Tanjung Karang Religious Court Decision Number 941/Pdt.G/2022/PA.Tnk only based on Article 39 paragraph (2) of the Law – Law Number 1 of 1974 concerning Marriage jo. Article 19 letter (f) Government Regulation Number 9 of 1975 jo. Article 116 letter (f) Presidential Instruction No. 1 of 1991 concerning Compilation of Islamic Law, an explanation can be added to Article 39 paragraph (2) letters a and d of Law No. 1 of 1974 concerning Marriage jo. Article 19 letters (a) and (d) Government Regulation Number 9 of 1975 jo. Article 116 letters (a), and (d) or letters (a) and (d) Presidential Instruction Number 1 of 1991 concerning Compilation of Islamic Law and Article 19 letter (g) Government Regulation Number 9 of 1975 jo. Article 116 letter (g) Presidential Instruction Number 1 of 1991 concerning Compilation of Islamic Law in its legal basis.
The legal consequence based on the decision is the breaking of the marriage bond between the Plaintiff and the Defendant, normatively the legal consequences for the child in this case the custody of the child falls to the Plaintiff, regarding joint property as long as it is not specified in the agreement then it is divided in half for each party, and related to maintenance, the wife has the right to receive iddah maintenance from the Defendant and the Defendant is still obliged to provide maintenance to the child.
Keywords: Divorce Lawsuit, Gambling, Legal Consequences
Kata kunciCerai Gugat,Judi,Akibat Hukum.
Pembimbing 1Haedah Faradz,S.H.,M.H.
Pembimbing 2Drs.Noor Asyik,M.Ag
Pembimbing 3Mukshinun,S.H.,M.H.
Tahun2023
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2023-07-24 20:30:45.679192
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.