| NIM | G1B019012 |
| Namamhs | SHEILA SAFIRA |
| Judul Artikel | FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI RENCANA DOKTER GIGI DALAM MELANJUTKAN PENDIDIKAN SPESIALIS (Penelitian Mixed Method di Kabupaten Banyumas) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar belakang: Jumlah dokter gigi dan dokter gigi spesialis di Indonesia masih mengalami ketimpangan. Ketidakmerataan antara dokter gigi dan dokter gigi spesialis menyebabkan tidak meratanya pelayanan kesehatan. Pertimbangan dokter gigi dalam melanjutkan pendidikan spesialis tidak terlepas dari banyak faktor yang memengaruhinya. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi rencana dokter gigi di Kabupaten Banyumas dalam melanjutkan pendidikan spesialis. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian mixed method dengan tipe sequential explanatory design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuantitatif analitik menggunakan kuesioner dan wawancara mendalam (in depth interview). Populasi penelitian ini adalah dokter gigi di Kabupaten Banyumas. Teknik pengambilan sampel penelitian kuantitatif menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 68 dokter gigi. Teknik pengambilan sampel penelitian kualitatif menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 14 dokter gigi. Analisis data penelitian kuantitatif dilakukan secara bivariat dan analisis data penelitian kualitatif dilakukan secara kualitatif deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara variabel jenis kelamin dan penghasilan dengan rencana melanjutkan pendidikan spesialis (p < 0,05). Tidak ada hubungan yang signifikan antara status pernikahan, pendidikan orang tua, dan profesi orang tua dengan rencana melanjutkan pendidikan spesialis (p > 0,05). Faktor yang ditemukan pada penelitian kualitatif adalah faktor yang mendukung dan faktor yang menghambat. Simpulan: Terdapat hubungan antara faktor jenis kelamin dan pendapatan dengan rencana melanjutkan pendidikan spesialis. Tidak terdapat hubungan antara faktor status pernikahan, tingkat pendidikan orang tua, dan profesi orang tua dengan rencana melanjutkan pendidikan spesialis. Faktor yang paling banyak disebutkan responden pada faktor yang mendukung adalah ketersediaan lapangan pekerjaan. Faktor yang paling banyak disebut responden pada faktor yang menghambat adalah karakteristik universitas penyelenggara PPDGS. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Introduction: The number of dentists and dental specialists in Indonesia is still experiencing inequality. Inequality between dentists and dental specialists causes uneven health services. The consideration of dentists in continuing specialist education is inseparable from the many factors that influence it. Aim: The aim of this study is to determine the factors that influence the plan of dentists in Banyumas Regency in continuing specialist education. Methods: The data collection technique used was quantitative analytics using questionnaires and in-depth interviews. The population of this research is dentists in Banyumas Regency. The sampling technique for quantitative research used total sampling with a total sample of 68 dentists. The sampling technique for qualitative research used purposive sampling with a total sample of 14 dentists. Quantitative research data analysis was carried out in a bivariate manner and qualitative research data analysis was carried out in a qualitative descriptive manner. Results: The results of the study showed a significant relationship between gender and income with plans to continue specialist education (p <0.05). There was no significant relationship between marital status, parents' education, and parents' profession with plans to continue specialist education (p> 0.05). Factors found in qualitative research are supporting factors and inhibiting factors. The factor that gets the most attention on the supporting factors is the availability of jobs. The factor that gets the most attention on the inhibiting factors is the characteristics of specialist education universities Conclusion: The conclusion of this study is that there is a relationship between gender and income factors with plans to continue specialist education. There is no relationship between the factors of marital status, parents' educational level, and parents' profession with plans to continue specialist education. The factor most mentioned by respondents in the supporting factors is the availability of jobs. The factor that most respondents mentioned in the inhibiting factors was the characteristics of the PPDGS implementing university. |
| Kata kunci | dokter gigi, mixed method, pendidikan spesialis |
| Pembimbing 1 | dr. Miko Ferine, M.Med. Ed |
| Pembimbing 2 | drg. Fitri Diah Oktadewi, M.DSc |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2023-07-24 09:44:02.288933 |
|---|