Artikel Ilmiah : D1A019041 a.n. ARIANNE NUR RAHMADHANI

Kembali Update Delete

NIMD1A019041
NamamhsARIANNE NUR RAHMADHANI
Judul ArtikelPENGARUH KOMBINASI SUPLEMENTASI TEMULAWAK
(Curcuma xanthorrhiza) DAN BRATAWALI (Tinospora cordifolia)
TERHADAP KADAR LEUKOSIT,TOTAL PROTEIN PLASMA (TPP)
DAN FIBRINOGEN PADA AYAM BROILER

Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi temulawak dan bratawali terhadap leukosit, Total Protein Plasma (TPP) dan Fibrinogen ayam broiler. Materi penelitian yang digunakan adalah ayam broiler dengan jumlah 120 ekor. Pakan yang diberikan terdiri dari jagung kuning, dedak padi, pollard, bungkil kedelai, minyak nabati, methionin, lysin, dan premix. Pakan tersebut ditambahkan dengan fitobiotik berupa temulawak dan bratawali. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diuji cobakan terdiri dari; P1 : pakan tanpa pemberian herbal, P2 : Pakan + Temulawak 2%+ Bratawali 1%, broiler umur 11 hari, P3 : Pakan + Temulawak 2% + Bratawali 1%, broiler umur 21 hari, P4 : Pakan + Temulawak 1% + Bratawali 0,5%, broiler umur 11 hari, P5 : Pakan + Temulawak 1% + Bratawali 0,5%, broiler umur 21 hari, P6: Pakan + AGP. Analisis data yang digunakan berupa analisis variansi dengan uji lanjut beda nyata jujur (BNJ 5%) digunakan pada variabel kadar leukosit, total protein plasma (TPP) dan fibrinogen. Teknik pengambilan sampel darah dilakukan pada ayam broiler di bagian vena brachialis dengan menggunakan spuit 3 cc. Darah dimasukkan ke dalam tabung yang telah diisi Ethylene Diamine Tetra Acetic acid (EDTA). Peubah yang diamati adalah jumlah leukosit, kadar total protein plasma dan kadar fibrinogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rataan jumlah leukosit pada ayam broiler sebesar 18,916 ± 2,88 x 103/ mm3. Rataan nilai kadar total protein plasma sebesar 3,39 ± 0,82 g/dL sedangkan rataan nilai fibrinogen sebesar 0,416 ± 1,146 g/dL. Berdasarkan hasil uji homogenitas, jumlah leukosit, kadar TPP dan kadar fibrinogen berada dalam kategori homogen. Selanjutnya dilakukan analisis variansi, yang menunjukkan bahwa penambahan temulawak dan bratawali pada campuran pakan ayam broiler berpengaruh tidak nyata (P> 0.05) terhadap kadar total protein plasma dan fibrinogen sedangkan hasil analisis variansi berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap jumlah leukosit. Leukosit dilanjutkan dengan uji BNJ 5% dan mendapatkan hasil berpengaruh nyata (P<0.05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan fitobiotik berupa temulawak dan bratawali memberikan pengaruh nyata tiap perlakuan dalam hal jumlah leukosit sedangkan penambahan fitobiotik berpengaruh sama terhadap kadar TPP dan Fibrinogen.

Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to determine the effect of giving a combination of temulawak and bratawali on leukocytes, Total Plasma Protein (TPP) and Fibrinogen in broiler chickens. The research material used was broiler chickens with a total of 120 tails. The feed given consisted of yellow corn, rice bran, pollard, soybean meal, vegetable oil, methionine, lysine, and premix. These feed are added with phytobiotics in the form of curcuma and bratawali. The research method used was a completely randomized design (CRD) with 6 treatments and 4 replications. The treatments tested consisted of; P1: feed without giving herbs, P2: feed + Curcuma 2% + Bratawali 1%, broiler aged 11 days, P3: feed + Curcuma 2% + Bratawali 1%, broiler aged 21 days, P4: Feed + Curcuma 1% + Bratawali 0.5%, 11 days old broiler, P5: Feed + Curcuma 1% + 0.5% Bratawali, 21 days old broiler, P6: Feed + AGP. The kind of data analysis used was an analysis of variance with a follow-up test with an honest significant difference (5% BNJ) on the leukocyte levels, total plasma protein (TPP) and fibrinogen variables. The blood sampling technique was carried out on broiler chickens in the brachial vein by using spuit 3 cc. Blood was put into a tube filled with Ethylene Diamine Tetra Acetic Acid (EDTA). The variables observed were the number of leukocytes, total plasma protein levels and fibrinogen levels. The results revealed that the average leukocyte count in broiler chickens was about 18.916 ± 2.88 x 103/ mm3. The average total plasma protein level was about 3.39 ± 0.82 g/dL while the average fibrinogen value was about 0.416 ± 1.146 g/dL. Based on the results of the homogeneity test, the number of leukocytes, TPP levels and fibrinogen levels were in the homogeneous category. Then the researcher conducted the analysis of variance, which revealed that the addition of temulawak and brotawali to the broiler feed mixture had no significant effect (P> 0.05) on total plasma protein and fibrinogen levels, while the result of the analysis of variance had a significant effect (P <0.05) on the number of leukocytes. The leukocytes were continued with the BNJ 5% test and the result had a significant effect (P<0.05). The conclusion from this study is that the addition of phytobiotics in the form of temulawak and bratawali had a significant effect on each treatment in the amount of leukocyte, while the addition of phytobiotics had the same effect on TPP and fibrinogen levels.
Kata kuncibroiler, chicken, leukocytes, total plasma protein, fibrinogen, phytobiotics, ginger, bratawal
Pembimbing 1drh. Diana Indrasanti, M. Biotech
Pembimbing 2drh. Mohandas Indradji, M.P
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2023-07-21 07:47:26.611615
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.