Artikel Ilmiah : A1A018017 a.n. RISA NURAZIZAH

Kembali Update Delete

NIMA1A018017
NamamhsRISA NURAZIZAH
Judul ArtikelStrategi Bauran Pemasaran Beras Organik di Gapoktan Simpatik, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya
Abstrak (Bhs. Indonesia)Beras organik merupakan salah satu komoditas Indonesia yang berpotensi di pasar internasional. Salah satu pelaku usaha atau kelompok tani yang mengembangkan bisnis beras organik adalah Gapoktan Simpatik. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mengetahui bauran pemasaran di Gapoktan Simpatik, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, (2) mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pemasaran beras organik di Gapoktan Simpatik, (3) mengetahui strategi bauran pemasaran yang paling tepat untuk meningkatkan penjualan beras organik di Gapoktan Simpatik. Penelitian ini dilaksanakan di Gapoktan Simpatik, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode survei, sedangkan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi pustaka. Analisis data terdiri dari (1) analisis deskriptif; (2) analisis matriks IFE-EFE; (3) analisis IE; (4) analisis matriks SWOT; dan (4) analisis QSPM. Hasil penelitian menunjukkan (1) bauran pemasaran di Gapoktan Simpatik yaitu meliputi produk, harga, tempat/distribusi dan promosi; (2) faktor internal yang menjadi kekuatan terbesar dalam pemasaran Gapoktan Simpatik adalah produk beras organik berkualitas baik, sedangkan faktor internal yang menjadi kelemahan terbesar adalah ketersediaan modal terbatas. Faktor eksternal yang menjadi peluang terbesar adalah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat, sedangkan faktor eksternal yang menjadi ancaman terbesar adalah iklim dan cuaca yang tidak menentu; (3) Berdasarkan matriks SWOT, dihasilkan enam alternatif strategi, kemudian berdasarkan hasil analisis QSPM, strategi yang paling tepat dilakukan oleh Gapoktan Simpatik yaitu mempertahankan kualitas produk dan meningkatkan penjualan melalui promosi secara offline dan online untuk mendapat dukungan dari lembaga dan pemerintah sehingga dapat menjalin kerja sama dengan kelompok tani serta mitra pemasaran agar dapat menjangkau dan memperluas pasar.
Abtrak (Bhs. Inggris)Organic rice is one of Indonesia's commodities that has potential in the international market. One of the business actors or farmer groups that develop organic rice businesses is the Gapoktan Simpatik. The objectives of this study are to: (1) know the marketing mix in the Gapoktan Simpatik, Cisayong District, Tasikmalaya Regency, (2) identify internal and external factors that influence the marketing of organic rice in the Gapoktan Simpatik, Cisayong District, Tasikmalaya Regency, (3) find out the most appropriate marketing mix strategy to increase organic rice sales in the Gapoktan Simpatik, Cisayong District, Tasikmalaya Regency.
This research was conducted at the Gapoktan Simpatik located in Cisayong District, Tasikmalaya Regency. The targets of this study are managers, employees, and organic rice farmers of the Gapoktan Simpatik. While the object of research is a marketing mix strategy that includes products, prices, places/distribution, and promotions, as well as the internal and external environment. The research method uses survey methods. Data collection in this study used purposive sampling techniques. Data analysis consists of (1) descriptive analysis; (2) IFE-EFE matrix analysis; (3) IE analysis; (4) SWOT matrix analysis; and (4) QSPM analysis.
The results of the study are that (1) marketing mix in the Gapoktan Simpatik includes products, prices, places/distribution, and promotions, (2) internal factors that are the biggest strength in marketing the Gapoktan Simpatik are good quality organic rice products, while internal factors that become the biggest weakness are limited capital availability. The external factors that become the biggest opportunities are increasing public awareness of healthy lifestyles, while the external factors that pose the biggest threat are an uncertain climate and weather; (3) based on the SWOT matrix, six alternative strategies were produced, and based on the results of the QSPM analysis, the most appropriate strategy carried out by the Gapoktan Simpatik is to maintain product quality and increase sales through offline and online promotions to get support from institutions and the government so that they can collaborate with farmer groups and marketing partners in order to reach and expand the market.
Kata kunciberas organik, strategi bauran pemasaran, SWOT, QSPM
Pembimbing 1Dr. Ir. Suyono, M.S.
Pembimbing 2Sunendar, S.P., M.Sc.
Pembimbing 3-
Tahun2023
Jumlah Halaman77
Tgl. Entri2023-07-20 19:09:28.531534
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.