Artikel Ilmiah : D1A019191 a.n. ANNISA DWI NUR

Kembali Update Delete

NIMD1A019191
NamamhsANNISA DWI NUR
Judul ArtikelPengaruh Perbedaan Ketinggian Tempat Pakan dan Tempat Minum Terhadap Performa Ayam Broiler
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pendampingan kepada peternak yang dilakukan selama magang berguna untuk menambah wawasan serta menerapkan ilmu terkait manajemen pemeliharaan ayam broiler. Tujuan dari magang yang dilakukan adalah untuk peningkatan produktifitas dari peternak yang didampingi. Perbedaan ketinggian tempat pakan dan minum ternak dapat mempengaruhi performa dari ayam broiler.Pengamatan terhadap performa ayam dilakukan selama dua periode, performa yang diamati adalah pertambahan bobot badan (PBB), konsumsi pakan, feed conversion ratio (FCR), dan index performance (IP). Materi magang yang digunakan ayam broiler sebanyak 20.000 ekor setiap lantainya, dengan strain mb 202. Kandang yang digunakan milik bapak H. Rauf yang merupakan kandang closed house dengan ukuran 60m x 12m x 2m, dan pakan yang digunakan adalah sb 10, sb 11, sb 12. Prasana yang digunakan antara lain; tirai luar, tirai dalam, inlet, kipas ventilasi, plafon, pemanas, nozzle, cooling pad, paranet, lampu pencahayaan, tempat pakan, tempat minum, tandon air, daya listrik pln, genset, controller, dan gudang pakan. Jumlah tempat pakan yang digunakan sebanyak 2378 feeder pan dengan perbandingan 1:7, untuk tempat minum sebesar 2320 dengan rasio 1:9. Peletakkan ketinggian tempat pakan dan tempat minum dilakukan selama dua periode pemeliharaan. Ketinggian tempat pakan dan minum periode pertama setinggi 3-5cm dari lantai, untuk periode kedua setinggi dada ayam mengikuti pertumbuhan ayam. Data diperoleh melalui observasi dimana data primer didapatkan dari recording dan data sekunder didapatkan dari Bapak Rauf, data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Waktu magang mulai tanggal 16 februari 2023 hingga 30 juni 2023. Hasil pengamatan menunjukkan periode 2 pemeliharaan ayam broiler lebih baik dibandingkan periode 1. PBB sebesar 621±10,43 gram, konsumsi pakan 4426 ± 234,44 gram, FCR 1,606 ± 0,024, dan IP 409 ± 15,56. Hal tersebut menunjukkan bahwa peletakan tempat pakan dan air minum yang berbeda dapat mempengaruhi performa ayam broiler. Tempat pakan dan minum yang terlalu rendah dapat menyebabkan ternak mengalami kelumpuhan dan banyaknya pakan yang tercecer. Tempat pakan dan minum yang diletakkan setinggi dada ayam dapat mempermudah ayam mencapai pakan dan minum sehingga tidak mengeluarkan tenaga yang berlebih. Disimpulkan bahwa ketinggian yang optimal untuk tempat pakan dan minum adalah setinggi dada ayam broiler mengikuti pertumbuhan ayam yang dipelihara.
Abtrak (Bhs. Inggris)Assistance to farmers carried out during the internship is useful to increase insight and apply knowledge related to broiler chicken maintenance management. The purpose of the internship is to increase the productivity of the farmer who is accompanied. Differences in the placement of feed and drinking places can affect the performance of broiler chickens. Observations of chicken performance were carried out for two periods, the observed performance was weight gain (PBB), feed consumption, feed conversion ratio (FCR), and performance index (IP). The internship material used by broiler chickens is 20,000 heads per floor, with the 202 mb strain. The cage used belongs to Mr. H. Rauf which is a closed house cage with a size of 60m x 12m x 2m, and the feed used is sb 10, sb 11, sb 12. Prasana used includes; outer curtain, inner curtain, inlet, ventilation fan, ceiling, heater, nozzle, cooling pad, paranet, lighting lamp, feed bin, drinking place, water reservoir, PLN electric power, generator, controller, and feed warehouse. The number of feed bins used was 2378 pan feeders with a ratio of 1: 7, for drinking places of 2320 with a ratio of 1: 9. The height of the first-period feed and drinking place is 3-5cm high from the floor, for the second period it is as high as the chicken breast follows the growth of chickens. Data is obtained through observation where primary data is obtained from recording and secondary data is obtained from Mr. Rauf, data is analyzed using descriptive analysis. The internship period is from February 16, 2023 to June 30, 2023. The results showed that period 2 of broiler chicken rearing was better than period 1. PBB amounted to 621±10.43 grams, feed consumption 4426 ± 234.44 grams, FCR 1.606 ± 0.024, and IP 409 ± 15.56. This shows that laying different feed and drinking water containers can affect the performance of broiler chickens. Feed and drinking places that are too low can cause livestock to experience paralysis and a large amount of scattered feed. Feed and drink places placed as high as chicken breasts can make it easier for chickens to reach feed and drink so as not to expend excess energy. It was concluded that the optimal height for feed and drinking places is at the level of broiler chicken breasts following the growth of chickens kept.
Kata kunciBroiler, Ketinggian Tempat Pakan, Ketinggian Tempat Minum, Performa
Pembimbing 1Prof. Dr. Ir. Ismoyowati, S.Pt., M.P., IPU
Pembimbing 2Ir. H. Oentoeng Edy Djatmiko, M.P
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2023-07-20 14:21:17.818175
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.