Artikel Ilmiah : G1F008046 a.n. FEBRIAN PRADANA
| NIM | G1F008046 |
|---|---|
| Namamhs | FEBRIAN PRADANA |
| Judul Artikel | ANALISIS BIAYA EFEK SAMPING TERAPI PADA PASIEN KANKER DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kanker merupakan penyakit yang banyak menyebabkan kematian di Indonesia. Pola terapi kanker pada umumnya menggunakan kemoterapi, radiasi, pembedahan atau kombinasinya. Berbagai terapi kanker menimbulkan efek samping yang dapat berakibat fatal jika tidak diatasi sehingga membutuhkan pemberian obat lain. Hal ini menyebabkan peningkatan biaya dalam keseluruhan biaya total yang dikeluarkan oleh pasien kanker. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik kasus dan pengobatan efek samping akibat terapi kanker serta rata-rata biaya efek samping dan persentasenya dalam total biaya yang dikeluarkan pasien kanker. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif yang bersifat retrospektif. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling dari catatan rekam medik dan kuitansi pasien 5 besar kanker (payudara, nasofaring, Non Hodgkins Lhympoma (NHL), ovarium dan serviks) periode Januari-Desember 2010 di bagian instalasi rekam medik dan bagian keuangan. Rata-rata biaya efek samping pasien dihitung dengan cara membandingkan rata-rata biaya efek samping dengan rata-rata total biaya langsung yang dikeluarkan oleh pasien. Hasil penelitian menunjukan dari 2261 populasi diperoleh sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 73 pasien dengan 62 pasien perempuan dan 11 pasien laki-laki. Kasus efek samping terapi kanker yang paling sering terjadi adalah mual muntah (58,90 %), kombinasi mual muntah, anemia dan nyeri (16,44%) dan kombinasi mual muntah dan anemia (15,07 %). Terapi yang paling banyak digunakan adalah vitamin b kompleks dan selanjutnya adalah histamin-2 inhibitor. Rata-rata biaya efek samping terapi terbesar adalah kanker serviks Rp 1.416.027 (8,87 %) kemudian kanker payudara dengan Rp 1.715.373 (8,73%), nasofaring Rp 1.149.049 (6,98 %), ovarium Rp 911.118 (3,61 %), dan terakhir NHL Rp 360.778 (1,97 %). |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Cancer is leading cause of death in Indonesia. Patterns of cancer therapy in general use chemotherapy, radiation, surgery or combination. Various side effects of cancer therapies require additional drugs. This leads to an increase in the overall cost of the total cost incurred by cancer patients. The purpose of this study was to describe the treatment of side-effects from cancer therapy as well as the average cost of side effects and its percentage in the total cost of cancer patients. This research was a descriptive non-analytic with retrospective data and used total sampling method obtained from medical records and receipts record patients of big five cancer (breast, nasopharynx, Non Hodgkins Lhympoma (NHL), ovary and cervix) on January to December 2010 periode in part of the medical record and finance office. The average cost of side effects patients was calculated by the average cost of side effects compared to the average total direct costs incurred by cancer patients. The results showed the samples obtained from the 2261 population that met inclusion criteria as many as 73 patients with 62 female patients and 11 male patients. The most common of cancer therapy side effects was nausea and vomiting (59,80%), nausea-vomiting,anemia and pain (16,44%), and nausea-vomiting and anemia (15,07%). The most widely used therapy was vitamin b complex then followed by histamine-2 inhibitor. The average cost of side effects for breast cancer was Rp 1.715.373 (8,73%), nasopharynx was Rp 1.149.049 (6,98 %); NHL was Rp 360.778 (1,97 %).; ovary was Rp ovarium Rp 911.118 (3,61 %) and cervical was Rp 1.416.027 (8,87 %) |
| Kata kunci | Analisis biaya, Kanker, Efek Samping, RSUD Margono Soekarjo Purwokerto |
| Pembimbing 1 | Tunggul Adi P., M.Sc., Apt |
| Pembimbing 2 | Heny Ekowati, M.Sc., Apt. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |