Artikel Ilmiah : E1A018002 a.n. MICHELLE INTANIA CHRISTIAN
| NIM | E1A018002 |
|---|---|
| Namamhs | MICHELLE INTANIA CHRISTIAN |
| Judul Artikel | PERAN INTELIJEN KEJAKSAAN DALAM PENCEGAHAN TINDAK PIDANA KORUPSI (STUDI DI KEJAKSAAN NEGERI PURWOKERTO) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tindak pidana yang selalu menjadi sorotan di Indonesia adalah korupsi. Tindak pidana korupsi yang selama ini terjadi secara meluas tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga merupakan pelanggaran terhadap hak-hak sosial dan ekonomi masyarakat secara luas, sehingga tindak pidana korupsi perlu digolongkan sebagai kejahatan yang pemberantasannya harus dilakukan secara luar biasa. Intelijen kejaksaan sebagai penegak hukum memiliki peran dalam mencegah terjadinya tindak pidana korupsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran intelijen kejaksaan dalam pencegahan tindak pidana korupsi dengan studi yang di lakukan di Kejaksaan Negeri Purwokerto. Intelijen Kejaksaan merupakan instruksi Kejaksaan yang bertugas untuk mengungkap kasus tindak pidana korupsi di Indonesia. Kejaksaan dalam melakukan penegakkan hukum terhadap tindak pidana korupsi memiliki peranan yang sangat sentral. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis sosiologis dengan spesifikasi penelitian secara deskripsif. Penelitian ini berdasarkan data primer dan data sekunder yang di peroleh secara langsung dengan wawancara bersama informan dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Intelijen Kejaksaan Negeri Purwokerto sudah berperan dalam pencegahan tindak pidana korupsi, tetapi masih terdapat hambatan dalam pelaksanaannya. Diharapkan pemerintah dapat meningkatkan anggaran bagi Kejaksaan Negeri Purwokerto untuk memperbaiki sarana prasarana dan menambah jumlah personil Intelijen Kejaksaan sehingga intelijen Kejaksaan Negeri Purwokerto dapat berperan dengan maksimal dalam pencegahan tindak pidana korupsi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | A crime that has always been in the spotlight in Indonesia is corruption. Corruption crimes that have been widespread so far have not only harmed state finances, but are also violations of the social and economic rights of society at large, so that corruption needs to be classified as a crime whose eradication must be carried out in an extraordinary way. The prosecutor's intelligence as a law enforcer has a role in preventing criminal acts of corruption. This study aims to determine the role of the prosecutor's intelligence in preventing corruption by conducting a study at the Purwokerto District Attorney's Office. Attorney Intelligence is one of the efforts made by the Attorney General's Office to uncover cases of corruption in Indonesia. The Attorney General's Office in enforcing the law against criminal acts of corruption has a very central role. The method used in this study is sociological juridical with descriptive research specifications. This research is based on primary data and secondary data obtained directly by interviewing informants and literature studies. Based on the results of the study it can be concluded that the Purwokerto District Attorney's Intelligence does not play a role in preventing corruption, because there are several factors that become obstacles in its implementation. It is hoped that the government can increase the budget for the Purwokerto District Prosecutor's Office to improve infrastructure and increase the number of Attorney Intelligence personnel so that the Purwokerto State Attorney's intelligence can play a maximum role in preventing corruption. |
| Kata kunci | Peran, Intelijen, Kejaksaam, Korupsi, Faktor Penghambat |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Agus Raharjo, S.H., M.Hum. |
| Pembimbing 2 | Dr. Dwi Hapsari Retnaningrum, S.H., M.H. |
| Pembimbing 3 | Dr.Budiyono.S.H.M.,Hum |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 23 |
| Tgl. Entri | 2023-07-20 06:45:35.110748 |