Artikel Ilmiah : A1A018013 a.n. AMANDA FAJJAR AINUNNISA
| NIM | A1A018013 |
|---|---|
| Namamhs | AMANDA FAJJAR AINUNNISA |
| Judul Artikel | Analisis Rantai Pasok Klanting Pada Industri Rumah Tangga di Desa Kalikidang, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Industri pengolahan berbasis industri rumah tangga merupakan salah satu industri yang memberikan kekuatan dan pendorong dalam pembangunan ekonomi. Salah satu Industri rumah tangga yang bergerak di bidang pangan di Kabupaten Banyumas adalah klanting. Industri klanting di Desa Kalikidang merupakan salah satu sentra industri klanting yang terdapat di Kabupaten Banyumas. Masalah fluktuasi harga ubi kayu yang berpengaruh terhadap harga jual klanting dan banyaknya lembaga pemasaran yang terlibat menyebabkan biaya pemasaran tinggi. Selain itu, terjadi kendala pada proses aliran rantai pasok klanting. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui aliran rantai pasok pada industri rumah tangga klanting di Desa Kalikidang, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, (2) mengetahui marjin pemasaran pada masing-masing saluran rantai pasok industri rumah tangga klanting di Desa Kalikidang, dan (3) menganalisis saluran rantai pasok yang paling efisien pada industri rumah tangga klanting di Desa Kalikidang. Penelitian dilaksanakan pada Bulan September sampai Oktober tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif untuk menganalisis aliran rantai pasok, analisis margin pemasaran, producer’s share, perhitungan persentase keuntungan dan biaya pemasaran, serta perhitungan efisiensi pemasaran. Berdasarkan hasil penelitian, aliran produk bergerak dari industri rumah tangga klanting ke konsumen akhir dengan melalui tiga saluran, aliran uang bergerak dari konsumen ke pengrajin dengan teknik pembayaran secara tunai, serta aliran informasi bergerak dari pengrajin ke konsumen dan juga konsumen ke pengrajin. Saluran III merupakan saluran yang paling efisien, karena mempunyai nilai margin pemasaran terkecil yaitu Rp19.813,33/kg dan memiliki nilai producer’s share terbesar yaitu 100 persen. Saluran III juga memiliki nilai efisiensi pemasaran terkecil yaitu 15,90 persen. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The home industry-based processing industry is one of the industries that provides strength and driving force in economic development. One of the home industries engaged in the food sector in Banyumas Regency is klanting. The klanting industry in Kalikidang Village is one of the klanting industrial centers in Banyumas Regency. The problem of cassava price fluctuations that affect the selling price of clans and the number of marketing agencies involved causes high marketing costs. In addition, there are constraints in the flow process of the clan supply chain. This study aims to: (1) determine the supply chain flow in the klanting home industry in Kalikidang Village, Sokaraja District, Banyumas Regency, (2) determine the marketing margin in each supply chain channel of the klanting home industry in Kalikidang Village, and (3) analyze the most efficient supply chain channel in the klanting household industry in Kalikidang Village. The research was conducted from September to October 2022. The research method used was a survey method. The types of data used in this study are primary data and secondary data. Data analysis used in this research is descriptive analysis to analyze supply chain flows, analysis of marketing margins, producer's share, calculation of percentages profits and marketing costs, as well as calculation of marketing efficiency. Based on the research results, the flow of products moves from home industri of klanting to final consumers through three channels, the flow of money moves from consumers to craftsmen with cash payment techniques, and the flow of information moves from craftsmen to consumers and also consumers to craftsmen. Marketing channel III is the most efficient marketing channel because it has the smallest marketing margin value, namely Rp19.813,33/kg and has the largest farmer's share value, namely 100 percent. Marketing channel IV also has the smallest marketing efficiency, namely 15,90 percent. |
| Kata kunci | klanting; rantai pasok; saluran; efisiensi |
| Pembimbing 1 | Ir. Endang Sriningsih, M.P. |
| Pembimbing 2 | Altri Mulyani, S.P., M.Sc. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 91 |
| Tgl. Entri | 2023-07-19 10:04:59.884169 |