Artikel Ilmiah : A1A016022 a.n. MUHAMMAD AINUL AFIFI

Kembali Update Delete

NIMA1A016022
NamamhsMUHAMMAD AINUL AFIFI
Judul ArtikelMOTIVASI PETANI BERUSAHATANI BAWANG MERAH
PADA LAHAN PASIR DI KECAMATAN ADIPALA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penduduk Indonesia pada tahun 2020 berjumlah 270 juta jiwa dan
diproyeksikan terus bertambah. Peningkatan tersebut akan menuntut ketersediaan
pangan dan produksi pangan serta terjadinya alih fungsi lahan untuk tempat tinggal.
Penggunaan lahan marginal seperti lahan pesisir dengan jenis tanah regosol menjadi
salah satu solusinya. Adipala adalah kecamatan di Kabupaten Cilacap dengan tanah
regosol yang memproduksi bawang merah dan pernah mencapai produktivitas
tertinggi di Jawa Tengah sebanyak 123,69 kw/ha pada tahun 2019. Namun kegagalan
panen di tahun berikutnya menimbulkan jumlah petani mengalami fluktuasi. Jumlah
petani yang menanam bawang merah di Kecamatan Adipala setiap tahunya
berfluktuasi. Fluktuasi ini sangat dipengaruhi oleh motivasi petani serta faktor internal
dan faktor eksternal yang mempengaruhi motivasi tersebut
Penelitian dilakukan dengan metode survei pada bulan November – Desember
2022 di 3 desa di Kecamatan Adipala yaitu Bunton, Karanganyar dan Adipala dengan
teknik pengambilan sampel sensus. Jumlah responden adalah 33 petani bawang merah.
Analisis data menggunkan teori motivasi ERG (existence, relatedness dan growth)
untuk mengukur tingkat motivasi petani. Faktor internal motivasi terdiri dari usia,
pendidikan formal dan pengalaman usahatani bawang merah. Faktor eksternal
motivasi terdiri dari pendapatan usahatani bawang merah, lahan garapan, ketersediaan
saprodi, tingkat ketahanan risiko, pemasaran bawang merah dan lingkungan fisik. Alat
analisis yang digunakan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi motivasi adalah
Structural Equation Modelling (SEM).
Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat motivasi petani bawang merah
pada tingkatan sedang. Faktor internal dan faktor eksternal motivasi mempengaruhi
tingkat motivasi petani bawang merah. Dimensi faktor internal yang paling
berpengaruh terhadap motivasi petani adalah pengalaman usahatani bawang merah,
sedangkan dimensi faktor eksternal yang paling berpengaruh adalah ketersediaan
saprodi.
Abtrak (Bhs. Inggris)Indonesia's population in 2020 is 270 million people and is projected to continue to grow. This increase will demand food availability and food production as well as land conversion for residence. Marginal land use such as coastal land with regosol soil type is one solution. Adipala is a sub-district in Cilacap Regency with regosol land that produces shallots and once achieved the highest productivity in Central Java of 123.69 kw/ha in 2019. However, crop failure the following year caused the number of farmers to fluctuate. The number of farmers planting shallots in Adipala District fluctuates every year. These fluctuations are strongly influenced by farmer motivation as well as internal and external factors that influence this motivation.
The research was conducted using the survey method in November - December 2022 in 3 villages in Adipala District, namely Bunton, Karanganyar and Adipala using a census sampling technique. The number of respondents was 33 shallot farmers. This study uses the theory of ERG motivation (existence, relatedness, and growth) to measure the level of farmer motivation. Internal motivational factors consist of age, formal education, and shallot farming experience. External factors of motivation consist of shallot farming income, arable land, availability of production inputs, level of risk resilience, shallot marketing and physical environment. The analytical tool used to determine the factors that influence motivation is Structural Equation Modeling (SEM).
The results showed that the motivation level of shallot farmers was at a moderate level. Internal factors and external factors of motivation affect the motivation level of shallot farmers. The internal factor dimension that has the most influence on farmer motivation is the shallot farming experience, while the external factor dimension that has the most influence is the availability of production inputs.
Kata kuncimotivasi, bawang merah, lahan pasir, sem, adipala
Pembimbing 1Ir. Endang Sriningsih, M.P.
Pembimbing 2Dr. Irene Kartika Eka Wijayanti, SP., M.P.
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman79
Tgl. Entri2023-07-19 09:25:04.045515
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.