Artikel Ilmiah : D1A019040 a.n. AGUS SOFYAN HERMAWAN GIRSANG

Kembali Update Delete

NIMD1A019040
NamamhsAGUS SOFYAN HERMAWAN GIRSANG
Judul ArtikelMortalitas, Berat Panen, dan Feed Conversion Ratio pada
Usaha Ayam Broiler PT. Cemerlang Unggas Lestari
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat mortalitas, berat badan, dan
nilai Feeding Conversion Ratio (FCR) pada usaha peternakan ayam broiler di dua
kandang mitra PT. Cemerlang Unggas Lestari (PT. CUL). Metode yang digunakan yaitu
percobaan, dengan membandingkan tingkat mortalitas, berat panen, dan FCR ayam
broiler yang dipelihara pada dua kandang berbeda yang dipanen umur 35 hari. Analisis
data dengan uji t bebas antara lokasi pengamatan di dua kandang yang berbeda. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa tingkat mortalitas pada dua kandang berbeda memberikan
pengaruh yang tidak nyata (p-value > 0,05). Berat panen pada dua kandang berbeda
memberikan pengaruh yang nyata (p-value < 0,05). Nilai FCR pada dua kandang berbeda
memberikan pengaruh yang tidak nyata (p-value > 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah ayam broiler yang dipelihara rutin dengan pemberian pakan, obat, vitamin, dan
vaksinasi yang sesuai, serta perkandangan yang baik akan menghasilkan hasil panen
ayam broiler yang lebih produktif. Beberapa faktor yang memungkinkan terjadinya
berbedaan nilai berat panen pada dua kandang berbeda seperti manajemen pemeliharaan
rutin, manajemen perkandangan, jumlah ayam dipanen saat panen penjarangan atau
panen ayam kecil. Produksi panen ayam broiler di mitra PT. CUL termasuk dalam
kategori baik dan cukup produktif, sehingga mampu memberikan suplai produksi ayam
broiler yang berkelanjutan.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to determine the mortality rate, weight, and FCR value in
broiler farming businesses in two partner cages of PT. Cemerlang Unggas Lestari (PT.
CUL). The method used was an experiment comparing the mortality rate, harvest weight,
and FCR of broiler chickens raised in two different cages harvested at 35 days old—data
analysis with a free t-test between observation sites in two enclosures. The results showed
that mortality rates in two different cages had an intangible effect (p-value > 0.05). The
harvest weight in two cages had a noticeable effect (p-value < 0.05). FCR values in two
cages had an intangible effect (p-value > 0.05). This study concludes that keeping broiler
chickens regularly with appropriate feed, drugs, vitamins, vaccinations, and good
housing would produce more productive yields. Several factors allow different harvest
weight values in two different cages, such as routine maintenance management, housing
management, the number of chickens harvested during thinning harvest, or small chicken
harvest—production of broiler chicken harvest at PT. CUL is included in the excellent
category and is quite productive in providing a sustainable supply of broiler chicken
production.
Kata kunciayam broiler, berat panen, manajemen panen, rasio konversi pakan, tingkat kematian.
Pembimbing 1Novie Andri Setianto, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU
Pembimbing 2Nu’man Hidayat, S.Pt., M.Si
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2023-06-27 10:20:11.888278
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.