Artikel Ilmiah : E1B019007 a.n. CLARESTA SALSA ZALFARIFDA

Kembali Update Delete

NIME1B019007
NamamhsCLARESTA SALSA ZALFARIFDA
Judul ArtikelImplementation of Simple, Fast and Low Cost Judicial Principles in Execution at the Purwokerto District Court
Abstrak (Bhs. Indonesia)kekuasaan kehakiman agar suatu putusan dapat terlaksana sesuai dengan amar yang tercantum dalam putusan yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap. Permohonan eksekusi diajukan oleh pihak yang dimenangkan dalam suatu putusan yang disebut sebagai pemohon ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Eksekusi secara umum terbagi menjadi 3, yaitu eksekusi pengosongan, eksekusi pembayaran sejumlah uang dan eksekusi melakukan suatu perbuatan, dikenal pula eksekusi hak tanggungan dan eksekusi fidusia. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Jenis dan sumber bahan hukum yang digunakan dalam penelitian, data primer dan data sekunder. Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengimplementasian dari prinsip sederhana, cepat dan biaya ringan dalam eksekusi dan apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi pengimplementasian prinsip sederhana, cepat dan biaya ringan dalam eksekusi di Pengadilan Negeri Purwokerto. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengimplementasian prinsip sederhana, cepat dan biaya ringan dalam eksekusi di Pengadilan Negeri Purwokerto belum efektif, faktor yang mempengaruhinya karena tidak adanya SOP dari Ketua Pengadilan Negeri Purwokerto terhadap aturan batas jangka waktu dalam setiap tahap eksekusi, mengakibatkan banyaknya perkara eksekusi yang terbengkalai, selain itu aturan eksekusi yang terkodifikasi dengan baik mengakibatkan kendala dan ketidakseragaman dalam prosedur dan pelaksanaannya. Faktor lain yang mempengaruhi adalah ketidaksadaran hukum dari pihak termohon terhadap proses eksekusi sehingga masih banyak pihak termohon yang melakukan perlawanan dengan tujuan menunda eksekusi.
Abtrak (Bhs. Inggris)Execution is a forced effort made by the Court as the executor of judicial power so that a decision can be carried out in accordance with the instructions stated in the decision which already has permanent legal force. The petition for execution is filed by the party that won in a decision known as the applicant to the Purwokerto District Court. Executions are generally divided into 3, namely execution of vacancy, execution of payment of an amount of money and execution of committing an act, also known as execution of mortgage rights and execution of fiduciaries. This study uses a sociological juridical approach with analytical descriptive research specifications. Types and sources of legal materials used in research, primary data and secondary data. The purpose of this research is to find out how the implementation of the principle of simple, fast and low-cost execution is carried out and what are the factors that influence the implementation of the principle of simple, fast and low-cost execution at the Purwokerto District Court. The results showed that the implementation of the principles of simple, fast and low cost in execution at the Purwokerto District Court had not been effective, the factors that influenced it were the absence of an Standard Operation Procedure from the Head of the Purwokerto District Court regarding the time limit rules in each stage of execution, resulting in many cases of execution being neglected, in addition, well-codified execution rules result in constraints and inconsistencies in procedures and their implementation Another influencing factor was the legal unawareness of the respondent regarding the execution process so that many of the defendants continued to fight with the aim of delaying the execution.
Kata kunciImplementasi, Prinsip Sederhana, Cepat dan Biaya Ringan, Eksekusi.
Pembimbing 1Sanyoto, S.H., M.Hum.
Pembimbing 2Dr. Rahadi Wasi Bintoro, S.H., M.H.
Pembimbing 3Drs. Antonius Sidik Maryono, S.H., M.S.
Tahun2023
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2023-06-21 11:48:52.33939
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.