Artikel Ilmiah : C1A019041 a.n. TATANG SUKMA WIJAYA

Kembali Update Delete

NIMC1A019041
NamamhsTATANG SUKMA WIJAYA
Judul ArtikelAnalisis Pengaruh Derajat Desentralisasi Fiskal terhadap PDRB per Kapita melalui Belanja Daerah Kabupaten Kuningan
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemandirian keuangan daerah dan pengaruh antar variabel, yaitu Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana perimbangan, belanja modal, belanja operasi, dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita Kabupaten Kuningan pada 2004 – 2020. Penelitian dilakukan menggunakan data sekunder yang dianalisis dengan Derajat Desentralisasi Fiskal (DDF) dan Regresi Linier Berganda. Adapun hasil dari penelitian menyimpulkan bahwa melalui Derajat Desentralisasi Fiskal (DDF), Kabupaten Kuningan termasuk pada kategori “Sangat Kurang” dengan nilai 8,31 persen, yang menandakan bahwa tingkat kemandirian keuangan daerah tergolong rendah atau “Kurang Mandiri”. Selain itu melalui Regresi Linier Berganda, Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak berpengaruh signifikan dan negatif terhadap belanja modal, namun positif terhadap belanja operasi, sedangkan dana perimbangan berpengaruh signifikan dan positif terhadap belanja modal dan operasi Kabupaten Kuningan. Lebih lanjut, belanja modal tidak berpengaruh signifikan dan negatif terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita Kabupaten Kuningan, sedangkan belanja operasi berpengaruh signifikan dan positif.
Abtrak (Bhs. Inggris)The purposes of this study are to analyze regional financial independence and the influence of variables, namely Original Local Government Revenue, transfer funds from the center, capital expenditures, operational expenditures, and Gross Regional Domestic Product per capita in Kuningan in 2004 – 2020. This research was carried out using secondary data and analyzed by the degree of fiscal decentralization and multiple linear regression. Results of the research conclude that due to the degree of fiscal decentralization, Kuningan is included in the "Very Insufficient" category with a value of 8.31 percent, which indicates that the level of regional financial independence is classified as low or "Less Independent." In addition, through multiple linear regression, Original Local Government Revenue variable does not have a significant effect on capital expenditures but has a positive effect on operational expenditures, while transfer funds from the center have a significant and positive effect on capital and operation expenditures in Kuningan. Furthermore, capital expenditures have no significant and negative effect on the Gross Regional Domestic Product per capita of Kuningan, while operational expenditures have a significant and positive effect.
Kata kunciKemandirian Keuangan Daerah, Pendapatan Asli Daerah (PAD), Kabupaten Kuningan
Pembimbing 1Dr. Abdul Aziz Ahmad, S.E., M.Si.
Pembimbing 2Dr. Agus Arifin, S.E., M.Sc.
Pembimbing 3Drs. Rakhmat Priyono, M.E.
Tahun2023
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri2023-06-20 08:49:32.433765
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.