Artikel Ilmiah : H1D018030 a.n. A'INUR KHOLIZ APRIANTO

Kembali Update Delete

NIMH1D018030
NamamhsA'INUR KHOLIZ APRIANTO
Judul ArtikelSISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT KUCING MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING PADA BOT TELEGRAM
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kucing adalah salah satu hewan peliharaan yang populer untuk dipelihara di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pakar yang mampu melakukan diagnosa penyakit kucing berdasarkan gejala yang dialami. Sistem pakar diimplementasikan pada website sebagai antarmuka untuk melakukan masukan basis pengetahuan dan pada Bot Telegram sebagai antarmuka antara pengguna umum dengan sistem pakar. Sistem pakar ini menggunakan metode forward chaining untuk menghasilkan kesimpulan berdasarkan masukan yang didapat. Pengembangan sistem menggunakan model pengembangan Expert System Development Life Cycle (ESDLC). Model ini memiliki enam tahapan yaitu, tahap penilaian, tahap akuisisi pengetahuan, tahap desain, tahap pengujian, tahap dokumentasi dan tahap pemeliharaan. Pengujian sistem menggunakan metode pengujian sistem blackbox testing untuk mengetahui fungsionalitas sistem, apakah sistem mampu menghasilkan kesimpulan dengan akurat berdasarkan fakta-fakta yang telah diberikan kepada sistem.
Abtrak (Bhs. Inggris)Cats are one of the popular pets kept in Indonesia. This research aims to develop an expert system capable of diagnosing cat diseases based on their symptoms. The expert system is implemented on a website as an interface for inputting knowledge base and on Telegram Bot as an interface between the general users and the expert system. This expert system utilizes the forward chaining method to generate conclusions based on the input received. The development of the system follows the Expert System Development Life Cycle (ESDLC) model, which consists of six stages: assessment stage, knowledge acquisition stage, design stage, testing stage, documentation stage, and maintenance stage. The system testing employs the blackbox testing method to evaluate the system's functionality, assessing whether the system can generate accurate conclusions based on the provided facts.
Kata kunciBot Telegram, ESDLC, Forward Chaining, Sistem Pakar
Pembimbing 1Ir. Ipung Permadi, S.Si., M.Cs
Pembimbing 2Ir. Bangun Wijayanto, S.T., M.Cs
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman18
Tgl. Entri2023-06-19 07:03:11.71151
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.