| NIM | I4B022025 |
| Namamhs | FISHI CHELLA AISYAH KURNIAWATI |
| Judul Artikel | STUDI KASUS PENGARUH PENERAPAN TERAPI OKUPASI: MEMBUAT HASTA KARYA PADA PASIEN HARGA DIRI RENDAH |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar Belakang: Harga diri rendah adalah keadaan dimana seseorang merasa tidak memiliki keyakinan diri dan merasa rendah diri. Terapi okupasi merupakan terapi yang melibatkan penggunaan pengetahuan dan keterampilan dalam mengarahkan partisipasi individu dalam melakukan tugas tertentu. Terapi hasta karya sebagai bentuk terapi non-farmakologi bagi individu dengan gangguan jiwa merupakan salah satu bentuk intervensi menggunakan teknik modifikasi perilaku. Tujuan: Menganalisis pengaruh terapi okupasi dalam meningkatkan harga diri pasien dengan harga diri rendah. Metode: Studi kasus dengan menerapkan implementasi evidence based practice pada asuhan keperawatan. Hasil: Setelah dilakukan intervensi terapi okupasi: membuat hasta karya pada pasien harga diri rendah selama 7 hari, terapi okupasi secara signifikan meningkatkan harga diri pasien. Pengembangan keterampilan membantu pasien mengatasi rasa tidak berdaya dan kurangnya kepercayaan diri. Penguatan positif juga memainkan peran penting dalam meningkatkan harga diri pasien, dengan memberikan pujian dan penghargaan saat mencapai tujuan atau menghasilkan karya bermakna. Kesimpulan: Penerapan terapi okupasi efektif dalam meningkatkan harga diri pasien dengan harga diri rendah. Terapi ini membantu meningkatkan kemampuan positif pasien dengan menggali keterampilan yang dimilikinya, sehingga meningkatkan tingkat kemandirian. Hal ini membuat pasien merasa dihargai, meningkatkan harga diri, serta meningkatkan kualitas hidup yang mereka miliki. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: Low self-esteem is a condition in which a person feels a lack of self-confidence and experiences feelings of inadequacy. Occupational therapy is a therapeutic approach that involves the use of knowledge and skills to guide individual participation in specific tasks. Art therapy, as a form of non-pharmacological therapy for individuals with mental disorders, is one of the interventions that utilize behavior modification techniques. Purpose: To analyze the impact of occupational therapy in improving the self-esteem of patients with low self-esteem. Method: A case study implementing evidence-based practice in nursing care. Results: After implementing occupational therapy by engaging patients with low self-esteem in creating artwork for 7 days, significant improvements in patients' self-esteem were observed. Skill development helped patients overcome feelings of helplessness and lack of confidence. Positive reinforcement also played a crucial role in boosting patients' self-esteem by providing praise and recognition when they achieved goals or produced meaningful artwork. Conclusion: The effective implementation of occupational therapy enhances the self-esteem of patients with low self-esteem. This therapy assists in promoting positive abilities in patients by exploring their skills, thereby increasing their level of independence. As a result, patients feel valued, their self-esteem is enhanced, and their overall quality of life improves. |
| Kata kunci | Harga diri rendah, hasta karya, terapi okupasi |
| Pembimbing 1 | Wahyu Ekowati |
| Pembimbing 2 | Keksi Girindra Swasti |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 60 |
| Tgl. Entri | 2023-06-15 20:37:57.442284 |
|---|