Artikel Ilmiah : I1B019071 a.n. IRMAWATI

Kembali Update Delete

NIMI1B019071
NamamhsIRMAWATI
Judul ArtikelHubungan Tingkat Pengetahuan Satpam Tentang Bantuan Hidup Dasar dan Motivasi Menolong pada Gawat Darurat di Universitas Jenderal Soedirman
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Bantuan hidup dasar adalah pertolongan pertama yang harus diberikan kepada korban gawat darurat yang mengalami henti napas atau henti jantung. Keadaan gawat darurat dapat terjadi dimana saja, kapan saja, dan kepada siapa saja. Satpam sebagai salah satu first responder, penting untuk Satpam memiliki keterampilan serta motivasi dalam menolong dan melakukan atau memberikan bantuan hidup dasar pada keadaan gawat darurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan Satpam tentang bantuan hidup dasar dan motivasi menolong pada kondisi gawat darurat di Universitas Jenderal Soedirman.

Metodelogi: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional non eksperimental, pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 91 Satpam dan didapatkan sebanyak 58 sampel. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan dan motivasi menolong yang dimodifikasi. Uji analisis menggunakan uji korelasi Gamma.

Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan usia responden memiliki rentang usia 21-56 tahun dan nilai tengah (median) pada usia responden adalah 38 tahun. Seluruh responden sebanyak 58 orang berjenis kelamin laki-laki (100%). Pada tingkat pendidikan responden, mayoritas responden memiliki tingkat pendidikan SMA (96,6%). Tingkat pengetahuan responden berada pada kategori baik (70,7%), motivasi menolong responden berada pada kategori tinggi (93,1%). Hasil uji korelasi Gamma menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan nilai p = 0,838 dan nilai koefisien 0,116.

Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan Satpam dan motivasi menolong pada kondisi gawat darurat di Universitas Jenderal Soedirman.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Basic life support is first aid that should be given to emergency department victims who experience respiratory arrest or cardiac arrest. Emergency situations can happen anywhere, anytime, and to anyone. Security guards as one of the first responders, it is important for security guards to have skills and motivation in helping and doing or providing basic life support in emergencies. This study aims to determine the relationship between the level of knowledge of security guards onbasic life support and motivation to help in emergency conditions at Jenderal Soedirman University.

Methodology: This study used a non-experimental cross-sectional design, sampling using a total sampling of 91 security guards and obtained as many as 58 samples. The research instrument used a modified questionnaire on the level of knowledge and motivation to help. The analysis test uses the Gamma correlation test.

Results: The results of this study show that the age of respondents has an age range of 21-56 years and the median value at the age of respondents is 38 years. All 58 respondents were male (100%). At the education level of respondents, the majority of respondents had a high school education level (96.6%). The level of knowledge of respondents was in the good category (70.7%), motivation to help respondents was in the high category (93.1%). The results of the Gamma correlation test showed no significant relationship with the value of p = 0.838 and the value of the coefficient of 0.116.

Conclusion: There is no significant relationship between the level of knowledge of security guards and motivation to help in emergency situations at Jenderal Soedirman University.
Kata kunciBHD, henti jantung, motivasi menolong, pengetahuan, Satpam
Pembimbing 1Dr. Ridlwan Kamaluddin, S.Kep., Ners., M.Kep
Pembimbing 2Akhyarul Anam, S.Kep., Ners., M.Kep
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman62
Tgl. Entri2023-06-08 11:33:55.77206
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.