| NIM | I1D018033 |
| Namamhs | MAURITA ABDILLAH RAGA PUTRI |
| Judul Artikel | Hubungan Perilaku Makan Dan Pengetahuan Gizi Terhadap Asupan Energi Remaja Di SMAN 4 Purwokerto |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Remaja merupakan fase yang rentan akan permasalahan gizi dikarenakan remaja cenderung lebih labil dan mudah terpengaruh baik dari lingkungan, teman sebaya, hingga mode dan tren yang berlangsung. Hal tersebut akan mempengaruhi pemilihan asupan makanan pada remaja yang kemudian dapat mempengaruhi status gizinya. Perilaku remaja merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi asupan. terdapat 3 aspek perilaku makan yaitu emotional eating, external eating, dan restrained eating. Pengetahuan gizi merupakan salah satu faktor resiko lain yang dapat memicu timbulnya masalah gizi pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan perilaku makan dan pengetahuan gizi terhadap asupan energi remaja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Responden penelitian berjumlah 60 siswa di SMAN 4 Purwokerto. Sampel pada penelitian ini diambil menggunakan simple random sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner DEBQ, kuesioner pengetahuan gizi, serta kuesioner recall 2×24 jam. Variabel perilaku emotional eating tidak memiliki hubungan dengan asupan energi remaja (p=0,108). Variabel perilaku external eating memiliki hubungan dengan asupan energi remaja (p=0,004). Variabel perilaku restrained eating tidak memiliki hubungan dengan asupan energi remaja (p=0,646). Variabel pengetahuan gizi memiliki hubungan dengan asupan energi remaja (p=0,002). |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Adolescence is a phase that vulnerable to nutritional problems because adolescents tend to be more unstable and easily influenced by both the environment, peers, and trends. This will affect the choice of food intake in adolescents which can affect their nutritional status. Adolescent behavior is one of the factors that can affect nutritional intake. There are 3 aspects of eating behavior that is emotional eating, external eating, and restrained eating. Knowledge of nutrition is another risk factor that can trigger nutritional problems in adolescents. This study aims to analyze the relationship between eating behavior and nutritional knowledge on adolescent energy intake. The research design is a quantitative study with a cross-sectional approach. There were 60 students in SMAN 4 Purwokerto as the research respondents. The sample in this study was taken using simple random sampling. Data were collected using the DEBQ questionnaire, nutritional knowledge questionnaires, and 2×24 hour recall questionnaires. The emotional eating behavior variable has no relationship with adolescent energy intake (p=0,108). The external eating behavior variable has a relationship with adolescent energy intake (p=0,004). Restrained eating behavior variable has no relationship with adolescent energy intake (p=0.,46). Nutritional knowledge variable has a relationship with adolescent energy intake (p=0,002). |
| Kata kunci | Perilaku emotional eating, external eating, restrained eating, pengetahuan gizi, asupan energi |
| Pembimbing 1 | Hesti Permata Sari, S.Gz., M.Gizi |
| Pembimbing 2 | Teguh Jati Prasetyo, S.Gz., M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 7 |
| Tgl. Entri | 2023-05-25 14:07:14.106769 |
|---|