Artikel Ilmiah : H1B016074 a.n. BAGUS ADHI SATRIA
| NIM | H1B016074 |
|---|---|
| Namamhs | BAGUS ADHI SATRIA |
| Judul Artikel | PENGARUH PENAMBAHAN CALCIUM STEARATE PADA MORTAR YANG MENGANDUNG ABU TERBANG (FLY ASH) TERHADAP SIFAT MIKROSKOPIK DAN KUAT TEKAN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Beton dan mortar adalah material konstruksi paling populer, yang tersusun dari komposisi utama batuan (agregat), air, dan semen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kuat tekan mortar yang mengandung Calcium Stearate dan fly ash terhadap sifat mikroskopik. Penggunaan fly ash juga sering dijadikan sebuah bahan tambah dalam pembuatan beton kedap air. Ini dikarenakan material fly ash sendiri memiliki butir yang lebih kecil daripada semen dan mempunyai sifat rekatan antara butiran agregat yang lebih baik dimana terdapat kandungan silika amorf-yang sangat reaktifiserta mampu memperkecil pori–pori pada beton. Pada penelitian ini dilakukan menggunakan kubus dengan ukuran 5 x 5 x 5 cm dengan variasi penambahan calcium stearate 0, 1, 2, dan 3 % dari berat semen dan penambahan abu terbang (fly ash) sebesar 72 kg/m3. Untuk mengetahui kuat tekan beton atau mutu beton menggunakan alat Compression Testing Machine (CTM) dan untuk mengetahui penampakan mikroskopik pada mortar menggunakan alat SEM (Scanning Electron Microscope) dan mikroskop polarisasi. Pengujian kuat tekan mortar dilakukan menggunakan acuan SNI 03- 6805-2002. Hasil Pengujian kuat tekan mortar dengan Calcium Stearate 0 % dari berat semen mendapatkan rata-rata kuat tekan sebesar 14,9 MPa. Untuk mortar dengan penambahan bahan tambah Calcium Stearate sebesar 1 % dari berat semen mendapatkan rata-rata kuat tekan sebesar 13,5 MPa. Untuk mortar dengan penambahan bahan tambah Calcium Stearate sebesar 2 % dari berat semen mendapatkan rata- rata kuat tekan sebesar 11,5 MPa. Untuk mortar dengan penambahan bahan tambah Calcium Stearate sebesar 3 % dari berat semen mendaatkan rata-rata kuat tekan sebesar 9,75 MPa. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Concrete and mortar are the most popular construction materials, which are composed of the main ingredients of rock (aggregate), water, and cement. This study aimed to determine the compressive strength of the mortar by adding Calcium Stearate and fly ash to determine the microscopic. The use of fly ash is also often used as an additive in the manufacture of watertight concrete. This is because the fly ash material has smaller grains than cement and has better bonding properties between aggregate grains with a highly reactive anamorphic silica content and can reduce the pores in the concrete. This research was carried out using cubes with a size of 5 x 5 x 5 cm with variations in the addition of calcium stearate 0, 1, 2, and 3% by weight of cement and addition of fly ash 72 kg/m3. To determine the compressive strength of concrete or the quality of concrete using a Compression Testing Machine (CTM) and to determine the microscopic appearance of mortar using an SEM (Scanning Electron Microscope) and a polarizing microscope. The compressive strength test of the mortar was carried out using SNI 03-6805-2002 reference. The results of the compressive strength test of mortar with Calcium Stearate 0% by weight of cement obtained an average compressive strength of 14.9 MPa. For mortar with the addition of Calcium Stearate as 1% by weight of cement, the average compressive strength is 13.5 MPa. For mortar with the addition of Calcium Stearate as 2% by weight of cement, the average compressive strength is 11.5 MPa. For mortar with the addition of Calcium Stearate as 3% by weight of cement, the average compressive strength is 9.75 MPa. |
| Kata kunci | – Mortar, Calcium Stearate, Fly Ash, Kuat Tekan, Mikroskopik |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Eng. Agus Maryoto, S.T., M.T. |
| Pembimbing 2 | Dr. Ir. Gandjar Pamudji, S.T., M.T. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 7 |
| Tgl. Entri | 2023-05-24 08:52:50.839873 |