Artikel Ilmiah : F1B017030 a.n. DIANA ANGGUN LESTARI

Kembali Update Delete

NIMF1B017030
NamamhsDIANA ANGGUN LESTARI
Judul ArtikelIMPLEMENTASI PROGRAM DESA PANTANG MUNDUR (LEWU ISEN MULANG) DI DESA PANGKALAN SATU KECAMATAN KUMAI KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT
Abstrak (Bhs. Indonesia)ABSTRAK
Penelitian ini berjudul Implementasi Program Desa Pantang Mundur (Lewu Isen Mulang) Di Desa Pangkalan Satu Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat. Penelitian ini dilatar belakangi jumlah kasus Covid-19 yang meningkat dengan cepat di Indonesia khususnya Provinsi Kalimantan Tengah. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memberikan sebuah inovasi desa yaitu Program Desa Pantang Mundur pada rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-74, bertujuan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan, sebagai lumbung pangan untuk mendukung ketahanan pangan dan mencegah penyebaran Covid-19. Salah satu desa yang menjalankan program tersebut ialah Desa Pangkalan Satu yang dianggap telah berhasil dalam menjalankan program Desa Pantang Mundur. Hal ini dibuktikan selama 4 tahun terakhir tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan serta mendapat sebuah penghargaan juara pertama dalam lomba Desa Pantang Mundur. Penelitian ini menggunakan 4 model implementasi yaitu komunikasi, sumberdaya, struktur organisasi, dan disposisi. Hasil penelitian menunjukkan dari komunikasi pelaksanaan kebijakan Desa Pantang Mundur telah melaksanakan komunikasi dengan bentuk musyawarah desa dan mensosialisasikannya. Dalam struktur organisasi, pembagian tugas dilakukan sesuai pembagian masing-masing namun untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan Standard Operational Procedures (SOP) mengacu pada Peraturan Kepala Desa tentang Teknik Pemadaman Api Lahan Gambut Dan Kebakaran Hutan. Dari sumber daya dan Fasilitas yang ada cukup terpenuhi. Lalu yang terakhir dari segi disposisi, kelompok tim pemburu api memiliki komitmen dan ketersediaan dalam pelaksanakan program Desa Pantang Mundur dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Abtrak (Bhs. Inggris)ABSTRACT
This research is entitled Implementation of the Abstinence Backward Village Program (Lewu Isen Mulang) in Pangkalan Satu Village, Kumai District, West Kotawaringin Regency. This research is motivated by the rapidly increasing number of Covid-19 cases in Indonesia, especially in Central Kalimantan Province. For this reason, the Provincial Government of Central Kalimantan provided a village innovation, namely the Abstinence Village Program in commemoration of the 74th Bhayangkara Day, aimed at preventing forest and land fires, as a food barn to support food security and prevent the spread of Covid-19. One of the villages implementing the program is Pangkalan Satu Village which is considered successful in running the Pantang Mundur Village program. This has been proven in the last 4 years that there have been no forest and land fires and received a first place award in the Abstinence Backward Village competition. This study uses 4 models of implementation, namely communication, resources, organizational structure, and disposition. The results of the study show that from the communication of the implementation of the policy, the Village of Abstinence Retreat has carried out communication in the form of village meetings and socialized it. In the organizational structure, the division of tasks is carried out according to each division, but for handling forest and land fires the Standard Operational Procedures (SOP) refer to the Village Head Regulation concerning Peatland Fire Extinguishing Techniques and Forest Fires. The existing resources and facilities are sufficient. Then finally in terms of disposition, the fire hunter team group has the commitment and availability in implementing the Pantang Retreat Village program in handling forest and land fires.

Kata kunciKata kunci: Implementasi kebijakan, program Desa Pantang Mundur (Lewu Isen Mulang)
Pembimbing 1Drs. Guntur Gunarto, M. Si
Pembimbing 2Dr. Dwiyanto Indiahono, M. Si
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2023-05-23 08:42:43.36847
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.