Artikel Ilmiah : F1D018019 a.n. HISYAM FAKHRI NUR SAHARA

Kembali Update Delete

NIMF1D018019
NamamhsHISYAM FAKHRI NUR SAHARA
Judul ArtikelPolitik Implementasi Kebijakan Verifikasi dan Validasi DTKS Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) melalui Program Pejuang Muda di Kabupaten Barito Timur
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pengentasan kemiskinan di Indonesia salah satunya melalui program
bantuan sosial program bantuan pangan non tunai (BPNT). Dalam
penyelenggaraan bantuan sosial tersebut masih ditemukan berbagai
permasalahan, salah satunya adalah data penerima bantuan yang tidak akurat.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan
participatory action research (PAR). Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI
meluncurkan program pejuang muda yang memiliki salah satu tugas untuk
melaksanakan verifikasi dan validasi data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS)
program BPNT. Dalam implementasi kebijakan tersebut, ditemukan hubungan
fungsional kelembagaan antara Kementerian Sosial RI, DPMDSos Barito Timur
dan tim pejuang muda. Hubungan mereka terfokus kepada perbaikan data DTKS
melalui verifikasi dan validasi yang dilakukan oleh tim pejuang muda. Selain itu
studi ini juga menemukan adanya ketidakkonsistenan kebijakan Kementerian
Sosial RI dalam program pejuang muda, kondisi geografis lokasi KPM yang sulit
dijangkau, dan eksploitasi terhadap tim pejuang muda.
Abtrak (Bhs. Inggris)Poverty alleviation in Indonesia is one of them through the social
assistance program the non-cash food assistance program (BPNT). In the
implementation of social assistance there are still various problems, one of which
is inaccurate data on beneficiaries. The research method used is qualitative with a
participatory action research (PAR) approach. The government through the
Indonesian Ministry of Social Affairs launched a young warrior program which
has one of the tasks to carry out verification and validation of integrated social
welfare data (DTKS) for the BPNT program. In implementing this policy, a
functional institutional relationship was found between the Indonesian Ministry of
Social Affairs, DPMDSos East Barito and a team of young fighters. Their
relationship is focused on improving DTKS data through verification and
validation carried out by a team of young fighters. In addition, this study also found
inconsistencies in the policies of the Indonesian Ministry of Social Affairs in the
young fighter program, the geographical conditions of KPM locations that were
difficult to reach, and the exploitation of the team of young fighters.
Kata kunciImplementasi Kebijakan, Aktor Kebijakan, DTKS, Bantuan Sosial, Pejuang Muda
Pembimbing 1Khairu Roojiqien Sobandi, S.IP., M.Si., M.A., Ph.D.
Pembimbing 2Titis Perdani, S.IP., M.Sos.
Pembimbing 3Triana Ahdiati, M.Si.
Tahun2023
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2023-05-22 23:07:34.45246
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.