Artikel Ilmiah : F1A019013 a.n. ZULFAH KHUMAEROH
| NIM | F1A019013 |
|---|---|
| Namamhs | ZULFAH KHUMAEROH |
| Judul Artikel | Aktualiasi Nilai Religius dalam Upacara Ngasa di Kampung Jalawastu Desa Ciseureuh Kecamatan Ketanguungan Kabupaten Brebes |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Upacara Ngasa merupakan ritual keagamaan yang dilakukan oleh masyarakat adat Jalawastu secara turun-temurun sekali dalam setiap tahun dengan tujuan mendapat keberkahan dan keselamatan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk aktualisasi nilai religius dalam upacara Ngasa dengan menggunakan perspektif tindakan sosial sebagai pisau analisisnya. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan, bahwa: (1) Aktualisasi nilai religius dalam upacara Ngasa mengandung 12 nilai religi yang dipengaruhi oleh kepercayaan; Animisme-Dinamisme (Sunda Wiwitan), Hindu, Budha, dan Islam. (2) Aktualisasi nilai religius dalam upacara Ngasa diwujudkan dalam enam hal, yaitu: waktu pelaksanaan, tempat, pakaian, sajian makanan, kemenyan, dan doa Ngasa. (3) Berdasarkan analisis perspektif tindakan sosial Max Weber, upacara Ngasa memiliki kombinasi 4 tindakan sosial. Untuk mempertahankan nilai religi dalam upacara Ngasa, perlu dilakukan revitalisasi peran pengurus adat dan program kolaborasi seperti pertemuan rutin antara masyarakat, pengurus adat, dan pemerintah sehingga nilai religi dalam upacara Ngasa dapat terinternalisasi dan teraktualisasi secara berkelanjutan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The Ngasa ceremony is a religious ritual performed by indigenous peoples Jalawastu is hereditary once every year with the aim of getting blessings and safety. The purpose of this study is to describe the form actualization of religious values in the Ngasa ceremony using an action perspective social analysis as a knife. This research method is descriptive qualitative with phenomenological approach. Methods of data collection using interview techniques, observation, and documentation. The research results show that: (1) Value actualization religious in the Ngasa ceremony contains 12 religious values that are influenced by trust; Animism-Dynamism (Sunda Wiwitan), Hinduism, Buddhism and Islam. (2) The actualization of religious values in the Ngasa ceremony is manifested in six ways, namely: time implementation, place, clothing, food offerings, incense, and Ngasa prayers. (3) Based on the analysis of Max Weber's social action perspective, the Ngasa ceremony has a combination of 4 social actions. To maintain religious values in the Ngasa ceremony, it is necessary to revitalize the role of traditional administrators and collaboration programs such as regular meetings between the community, traditional officials and the government so that religious values in the Ngasa ceremony can be internalized and actualized in a sustainable manner. |
| Kata kunci | Nilai Religius, Kepercayaan, Upacara Ngasa |
| Pembimbing 1 | Dr. Sulyana Dadan, M.A |
| Pembimbing 2 | Dr. Elis Puspitasari, M.Si |
| Pembimbing 3 | Dra. Tri Rini Widyastuti, M.Si |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2023-05-22 06:15:47.916685 |