Artikel Ilmiah : E1A016092 a.n. SURYANI NURPITA DEWI

Kembali Update Delete

NIME1A016092
NamamhsSURYANI NURPITA DEWI
Judul ArtikelPELAKSANAAN REKONSTRUKSI DALAM PROSES PENYIDIKAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG MENGAKIBATKAN MATINYA ORANG LAIN (Studi Kasus di Polres Purbalingga)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan rekonstruksi pada salah satu kasus penganiayaan yang mengakibatkan mati orang lain di wilayah hukum polres purbalingga. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan rekonstruksi dalam proses penyidikan dan untuk menganalisis kendala apa saja yang dihadapi oleh penyidik dalam melaksanakan rekonstruksi, serta untuk mengetahui upaya untuk menanggulangi berbagai kendala tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pendekatan yuridis sosiologis. Jenis dan sumber data penelitian ini berasal dari data primer dan data sekunder. Pelaksanaan rekonstruksi diatur dalam SK KAPOLRI No.Pol.Skep/1205/IX/2000 Tentang Revisi Himpunan Juklak dan Juknis Proses Penyidikan Tindak Pidana yang mengatur mengenai rekonstruksi sebagai teknik pemeriksaan dalam rangka penyidikan suatu perkara pidana. Tujuannya untuk memberikan gambaran tentang terjadinya suatu tindak pidana dengan cara memperagakan kembali cara tersangka melakukan tindak pidana, melalui tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan dan tahapan pembuatan Berita Acara Rekonstruksi. Kendala yang dihadapi oleh pihak penyidik Polres Purbalingga dalam melakukan rekonstruksi berasal dari masyarakat umum yang kurang kooperatif, sehingga untuk mengantisipasinya maka penyidik Polres Purbalingga melakukan beberapa upaya diantaranya melakukan relokasi pelaksanaan rekonstruksi dan menambah jumlah personil dalam mengamankan Tempat Kejadian Perkara.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research is motivated by the implementation of reconstruction in one of the cases of persecution that resulted in the death of another person in the jurisdiction of Purbalingga police.The purpose of this research is to analyze the implementation of reconstruction in the process of investigating and to analyze the constraints faced by investigators in carrying out the reconstructionand to find out the efforts to overcome these various obstacles. This research is a qualitative research with a sociological juridical approach. The types and sources of research data derived from primary data and secondary data. The implementation of the reconstruction is regulated in the KAPOLRI Decree No.Pol.Skep/1205/IX/2000 concerning Revision of the Association of Technical Guidelines and Technical Guidelines for Investigation of Criminal Cases which regulates reconstruction as an examination technique in the context of investigating a criminal case. The aim is to provide an overview of the occurrence of a crime by re-enacting the way the suspect commits a crime, through the preparation stages, the implementation stages and the stages of making the Reconstruction Minutes. The obstacles faced by the Purbalingga Police investigators in carrying out the reconstruction came from the general public who were less cooperative, so to anticipate this the investigators made several efforts including moving the location for the implementation of the reconstruction and increasing the number of personnel in securing at the crime scene.
Kata kunciRekonstruksi, Penyidikan, Tindak Pidana Penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang lain
Pembimbing 1Dr. Dwi Hapsari Retnaningrum, S.H., M.H
Pembimbing 2Drs. Antonius Sidik Maryono, S.H., M.S
Pembimbing 3Dessi Perdani Yuris Puspita Sari, S.H., M.H
Tahun2023
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2023-05-22 01:52:20.56176
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.