Artikel Ilmiah : E1A019282 a.n. ADELITA YASMIN

Kembali Update Delete

NIME1A019282
NamamhsADELITA YASMIN
Judul ArtikelTINJAUAN YURIDIS TERHADAP WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN JUAL BELI HAK ATAS TANAH (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 3459/K/Pdt/2020)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini dilaksanakan terhadap Putusan Mahkamah Agung Nomor 3459/K/Pdt/2020 mengenai wanprestasi dalam perjanjian jual beli hak atas tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tindakan yang dilakukan oleh Para Tergugat dan pertimbangan hukum hakim dalam memutuskan gugatan wanprestasi pada Putusan Mahkamah Agung Nomor 3459/K/Pdt/2020. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang meliputi bahan hukum primer dan sekunder dengan metode analisis data yang dilakukan secara normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pertama, tindakan Endang Sri Soelistyowati dan Eko Prayitno selaku penjual/Para Tergugat yang menolak untuk menyerahkan objek sengketa berupa tanah beserta bangunan di atasnya kepada Angriani Tejokusuma selaku pembeli/Penggugat merupakan tindakan wanprestasi terhadap Perjanjian Pengosongan Bangunan Nomor 80 tanggal 30 April 2016 yang dibuat sebagai perjanjian tambahan pada perjanjian jual beli hak atas tanah yang dilakukan oleh para pihak. Selanjutnya, berdasarkan data hasil penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa pertimbangan hukum hakim pada Putusan Mahkamah Agung Nomor 3459/K/Pdt/2020 dalam perkara yang terjadi melalui rangkaian peradilan menyatakan bahwa tindakan Endang Sri Soelistyowati dan Eko Prayitno selaku penjual merupakan wanprestasi kepada Angriani Tejokusuma selaku pembeli sudah tepat dikarenakan Majelis Hakim dalam pertimbangannya menyatakan bahwa adanya suatu kewajiban penjual yang tidak dipenuhi.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research was conducted on the Supreme Court Decision Number 3459/K/Pdt/2020 regarding default in the sale and purchase agreement of land rights. The purpose of this research is to analyze the actions taken by the Defendants and the legal considerations of the judges in deciding the breach of contract in the Supreme Court Decision Number 3459/K/Pdt/2020. The research method used in this study is normative juridical with descriptive research specifications. The source of the data in this study is secondary data which includes primary and secondary legal materials with qualitative normative data analysis methods.
Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that first, the actions of Endang Sri Soelistyowati and Eko Prayitno as the seller/Defendant who refused to hand over the object of the dispute in the form of land and the building on it to Angriani Tejokusuma as the buyer/Plaintiff was a default action against the Agreement on Evacuation of Building Number 80 dated April 30, 2016 which was made as an additional agreement to the sale and purchase agreement of land rights carried out by the parties. Furthermore, based on the data from the results of the research conducted, it was found that the legal considerations of the judges in the Supreme Court Decision Number 3459/K/Pdt/2020 in cases that occurred through a series of courts stated that the actions of Endang Sri Soelistyowati and Eko Prayitno as sellers were default on Angriani Tejokusuma as the buyer were considered appropiate because the Panel of Judges in their consideration stated that there was an unfulfilled seller obligations.
Kata kunciPerjanjian Jual Beli, Jual Beli Hak Atas Tanah, Wanprestasi
Pembimbing 1Nur Wakhid, S.H., M.H.
Pembimbing 2Budiman Setyo Haryanto, S.H., M.H.
Pembimbing 3Pramono Suko Legowo, S.H., M.Hum.
Tahun2023
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2023-05-18 10:28:31.075135
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.