Artikel Ilmiah : F1A019023 a.n. MUHAMMAD ABI FIRMANSYAH

Kembali Update Delete

NIMF1A019023
NamamhsMUHAMMAD ABI FIRMANSYAH
Judul ArtikelPERUBAHAN POLA SOLIDARITAS MASYARAKAT PEDESAAN DALAM
MENGHADAPI PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Solidaritas masyarakat Banyumas yang tinggi sebagai masyarakat pedesaan menjadi modal sosial dalam menghadapi pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan pola solidaritas masyarakat pedesaan dalam menghadapi pandemi COVID-19 di Kabupaten Banyumas, dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan alat analisis domain. Instrumen penelitian dengan wawancara terhadap perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga lokal. Penelitian dilaksanakan di salah satu desa di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan pandemi COVID-19 dapat mengubah pola solidaritas masyarakat Banyumas dari yang sebelumnya menjunjung tinggi nilai gotong royong dan tolong menolong menjadi lebih individualis. Penelitian menunjukkan bahwa sifat ketergantungan menjadi faktor utama perubahan pola solidaritas masyarakat Banyumas dalam menghadapi pandemi COVID-19. Bantuan makanan, masker, dan obat-obatan yang diberikan pemerintah membuat masyarakat bergantung dengan pemerintah daerah, sehingga masyarakat merasa tidak perlu melakukan gotong royong dan tolong menolong untuk memenuhi kebutuhan hidup selama pandemi COVID-19. Pola solidaritas masyarakat Banyumas yang sebelumnya didasarkan pada rasa senasib sepenanggungan mulai memudar, sehingga masyarakat Banyumas saat ini menjadi lebih individualis.
Abtrak (Bhs. Inggris)The high solidarity of the Banyumas community as a rural community becomes social capital in dealing with the COVID-19 pandemic. This study aims to analyze changes in the pattern of solidarity of rural communities in facing the COVID-19 pandemic in Banyumas regency, with a qualitative approach and using domain analysis tools. The research instrument was interviews with village officials, community leaders, and local resident. The research was conducted in village at Banyumas regency, Central Java Province. The results of the study shown that the existence of the COVID-19 pandemic can change the solidarity pattern of the Banyumas Community from previously upholding the values of mutual cooperation and mutual assistance to being more individualistic. Research shown that the nature of dependence is the main factor in changing the solidarity pattern of the Banyumas community in facing the COVID-19 pandemic. Food assistance, masks, and medicines provided by the local government make people dependent on the government so that people feel they don't need to do mutual cooperation and help to meet the needs of life during the COVID-19 pandemic. The pattern of solidarity of the Banyumas community which was previously based on a sense of sharing the same fate is starting to fade, so that the Banyumas community is now becoming more individualistic.
Kata kunciPandemi COVID-19, Perubahan solidaritas, Sifat Ketergantungan dan Solidaritas.
Pembimbing 1Dr. Masrukin, M.Si.
Pembimbing 2Ankarlina Pandu Primadata, S.Sos., M.Si.
Pembimbing 3Dr. Joko Santoso, M.Si
Tahun2023
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2023-05-15 15:14:39.568174
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.