Artikel Ilmiah : I1A019050 a.n. GALUH AYU MAHANANI
| NIM | I1A019050 |
|---|---|
| Namamhs | GALUH AYU MAHANANI |
| Judul Artikel | FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KELUHAN SUBJEKTIF KELELAHAN MATA PADA PEGAWAI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KOTA CILEGON |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar Belakang : Salah satu tempat kerja yang berpotensi mengalami keluhan subjektif kelelahan mata adalah perkantoran. Pegawai perkantoran menggunakan komputer dalam pekerjaannya. Kemungkinan para pegawai mengalami keluhan kelelahan mata pun menjadi meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh terhadap keluhan subjektif kelelahan mata pada pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Cilegon. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai yang menggunakan komputer di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Cilegon. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling sebanyak 100 pegawai. Analisis yang digunakan adalah uji chi-square dan regresi logistik ganda. Hasil Penelitian : Variabel yang berpengaruh adalah jarak pandang pada monitor (0,002) dan pencahayaan (0,033). Variabel yang tidak berpengaruh adalah usia (0,321), refraksi mata (0,663), riwayat penyakit (0,118), lama tidur (0,429), istirahat mata (0,131), durasi penggunaan komputer (0,506), dan masa kerja (0,214). Kesimpulan : Faktor yang paling berpengaruh terhadap keluhan subjektif kelelahan mata adalah jarak pandang pada komputer dengan nilai odds ratio (OR) 7,613 yang artinya jika memiliki jarak pandang pada monitor < 50 cm maka 7,613 kali lebih berisiko mengalami keluhan subjektif kelelahan mata. Saran : Mengatur jarak pandang pada monitor sehingga jaraknya 50 cm – 100 cm. Kata Kunci : Keluhan Subjektif Kelelahan Mata, Pegawai Kantor, Komputer, Jarak Pandang Pada Monitor |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background : One of the workplaces that have the potential to experience subjective grievance of eye fatigue is the office. Office workers use computers in their work. The possibility of employees experiencing subjective grievance of eye fatigue has also increased. This study aims to determine what factors influence the subjective complaints of eye fatigue in Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Cilegon. Methods : This research use quantitative type with a cross-sectional study design. The population of this study is all employees who use computers at the Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Cilegon. For the sampling, this research use total sampling method and the total are 100 employees. Chi-square test and multiple logistic regression are used for the analysis. Results : The influential variables are the distance between eyes and the monitor (0,002) and lighting (0,033). Variables that has no effect are age (0,321), eye refraction (0,663), history of illness (0,118), length of sleep (0,429), eye rest (0,131), duration of computer use (0,506), and work period (0,214). Conclusion : The most influence factor on subjective grievance of eye fatigue is the distance between eyes and the monitor with an odds ratio (OR) value is 7,613, which means that if you have a viewing distance on the monitor <50 cm then you are 7,613 times more at risk of experiencing subjective grievance of eye fatigue. Suggestion : Set the distance between eyes and the monitor until the distance is 50 cm – 100 cm. Keyword : Subjective Grievance of Eye Fatigue, Office Employees, Computers, The Distance Between Eyes and The Monitor |
| Kata kunci | Keluhan Subjektif Kelelahan Mata, Pegawai Kantor, Komputer, Jarak Pandang Pada Monitor |
| Pembimbing 1 | Damairia Hayu Parmasari, S.Kp.G., M.PH. |
| Pembimbing 2 | Siti Harwanti, S.Kp., M.Kes. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2023-05-15 08:23:20.87917 |